Rabu, 8 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Demak

Paket Sembako Rp 150 Ribu Bisa Ditebus Separuh Harga di Pasar Murah Ranting NU Banyumeneng

PRNU Desa Banyumeneng, Mranggen, Demak menggelar Gebyar Pasar Murah di Gedung NU Banyumeneng selama tiga hari sejak Jumat-Minggu ini

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: Muhammad Olies
Ist/Dok Ranting NU Banyumeneng
Gebyar pasar murah Ranting NU Banyumeneng, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak 

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (NU) Desa Banyumeneng, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak menggelar Gebyar Pasar Murah di Gedung NU Banyumeneng selama tiga hari sejak Jumat-Minggu (29-31/3/2024).

Gebyar Pasar Murah ini merupakan bagian dari peringatan ke-101 Nahdlatul Ulama. Dalam pasar murah ini disediakan 600 paket sembako murah khusus untuk warga Banyumeneng yang kurang mampu.

Tiap paket sembako murah itu berisi 2,5 kilogram beras, minyak goreng 1 liter, gula pasir 1 kilogram, dan 16 butir telur.

Tiap paket sembako tersebut bisa ditebus dengan harga Rp 78 ribu. Harga tersebut lebih murah dibanding dengan harga di pasaran yaitu sekitar Rp 150 ribu.

"Memang konsepnya kami ingin menggelar pasar murah dalam rangka membantu warga kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari," kata Ketua Panitia Gebyar Pasar Murah Ahmad Khafidz.

Baca juga: Stabilkan Harga Pangan Jelang Lebaran, Pemprov Jateng Kembali Galakkan Pasar Murah

Baca juga: Sejumlah PNS di Blora Turut Meriahkan Belanja Sembako pada Pasar Murah

Baca juga: Puluhan Remaja Demak Diamankan Polisi, Saat Hendak Perang Sarung

 

Gebyar Pasar Murah ini juga menyediakan paket sembako murah untuk warga umum.

Selain itu juga terdapat bazar baju lebaran dengan harga yang sangat terjangkau di kantong warga Desa Banyumeneng mulai dari Rp 5 ribu sampai Rp 15 ribu.

"Gebyar Pasar Murah ini juga menyediakan pasar UMKM untuk mengakomodir pelaku usaha mikro di Banyumeneng," kata Khafidz.

Sementara Rais Syuriah Ranting NU Banyumeneng KH Munhamir Malik mengatakan, NU sebagai organisasi terbesar dan mayoritas warga Desa Banyumeneng merupakan pengamal agama yang diajarkan oleh ulama-ulama berlatar belakang ahlussunnah wal jama'ah.

Oleh karena itu, sudah semestinya NU secara organisasi juga hadir memberi solusi terhadap masyarakat.

"Pasar murah ini merupakan ikhtiar kami memberikan solusi bagi masyarakat yang saat ini tengah menjalankan ibadah puasa dan sebentar lagi lebaran," kata Kiai Munhamir.

Lebih dari itu, Gebyar Pasar Murah ini merupakan bentuk sinergi yang solid antarbadan otonom NU yang ada di Desa Banyumeneng. Untuk memenuhi pasokam sembako murah ini, NU Banyumeneng bekerja sama langsung dengan distributor.

"Juga mendapat dukungan donasi dari distributor dan para agniya (orang kaya) sehingga harganya bisa lebih murah," kata Kiai Munhamir.

 

 

 

 

 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved