Berita Regional
Kejamnya Cara Serda Adan Bunuh Casis Bintara Iwan saat Mau Pipis, Dirancang Sebelum Perjalanan
Terungkap Serda Adan dan temannya membunuh Casis Bintara Iwan Sutrisman saat korban mau kencing
TRIBUNJATENG.COM -Terungkap Serda Adan dan temannya membunuh Casis Bintara Iwan Sutrisman saat korban mau kencing.
Inilah kasus pembunuhan yang baru terungkap 1,5 tahun kemudian.
Saat keluarga mulai curiga karena tak pernah bisa berkomunikasi langsung dengan Iwan.
Selain itu, paman Iwan juga didatangi korban dalam mimpi.
Di mana dalam mimpi tersebut, Iwan minta tolong untuk diselamatkan.
Baca juga: Casis Bintara Iwan Datangi Pamannya dalam Mimpi Minta Diselamatkan, Awal Kasus Pembunuhan Terungkap
Baca juga: Pelawak Senior Dulu Sangat Terkenal Kini Bangkrut Tinggal di Gudang, Tangis Pecah Istri Minta Cerai
Terbaru, polisi telah menetapkan dua orang termasuk oknum anggota TNI dalam kasus pembunuhan eks calon siswa TNI AL asal Nias Selatan, Iwan Sutrisman.
Para tersangka yakni Serda Adan dan Muhammad Alvin.
Pembunuhan terhadap Iwan dilakukan oleh Serda Adan dan Alvin di wilayah Sawahlunto, Sumatera Barat pada 24 Desember 2022.
Peristiwa ini bermula saat korban dibawa menggunakan mobil rental dari Padang menuju Sawahlunto oleh dua tersangka.
Korban kala itu disebut tak menaruh kecurigaan pada para tersangka.
Kemudian saat di lokasi, korban ingin turun untuk buang air kecil.
Adapun pembunuhan ini sudah direncanakan oleh Serda Adan sebelum perjalanan.
Saat korban turun dari mobil, Adan memitingnya dari belakang, kemudian Alvin menusuk di sejumlah bagian tubuh Iwan.
Seusai membunuh, pelaku membuang jasad Iwan tak jauh dari lokasi pembunuhan.
Kemudian pisau yang digunakan untuk menusuk korban dibuang di sebuah sungai di Padang.
Untuk diketahui, kasus pembunuhan Iwan terungkap setelah keluarga melapor ke Lanal Nias lantaran korban tak kunjung bisa dihubungi.
Adapun Iwan dibawa oleh Serda Adan pada 16 Desember 2022 dengan alasan akan dibantu untuk bisa lulus masuk Bintara TNI AL.
Pelaku meminta keluarga untuk membayar uang sebesar Rp 200 juta.
Selama 1,5 tahun, Serda Adan menutupi kasus ini dengan dalih korban masih dalam pendidikan tak bisa berkomunikasi.
Selama itu pula Serda Adan masih meminta sejumlah uang yang disebut untuk keperluan Iwan.
Serda Adan Terus Minta Uang

Pembunuhan Calon Siswa TNI AL, Iwan Sutrisman (21) baru diketahui oleh keluarganya 1,5 tahun setelahnya.
Iwan dibunuh pada 24 Desember 2022. Sementara keluarga iwan baru mengetahuinya pada Maret 2024.
Iwan dibunuh oleh Anggota Polisi Militer TNI Angkatan Laut Lanal Nias Serda Adan Marsal.
Iwan sendiri adalah calon siswa (Casis) Bintara TNI Angkatan Laut (AL).
Serda Adan diketahui telah menerima sogokan awal Rp 200 Juta. Namun ternyata Iwan tak lolos seleksi.
Tak kehabisan akal, pada 16 Desember 2022, Serda Adan mendatangi rumah Iwan di Desa Lahusa Idanetae, Kabupaten Nias Selatan. Ia menyarankan keluarga agar Iwan dibawa ke Padang untuk mengikuti seleksi.
Serda Adan menyampaikan kabar Iwan sudah lulus dan akan mengikuti pendidikan di Tanjung Uban serta meminta kepada keluarga agar mentransfer sejumlah uang.
Pembunuhan dilakukan setelah Adan pamit ke keluarga Iwan untuk mengajak Iwan tes Bintara TNI AL di Padang, Sumatera Barat, pada 16 Desember 2024.
Iwan dibunuh dan jenazahnya dibuang ke jurang di Sawahlunto, Sumbar.
Selama 1,5 tahun, Adan menutupi kasus itu. Dia menyebut Iwan sedang dalam pendidikan dan tidak bisa berkomunikasi.
Pada Februari 2024, keluarga Iwan menemui Serda Adan di tempat tinggalnya di Mess Polisi Militer Lanal Nias.
Adan malah meminta uang Rp 1.450.000 untuk membeli pulsa agar bisa menghubungi teman satu angkatan di satuan pendidikan.
Sejak saat itu, keluarga menaruh curiga pada semua proses yang sejak awal mencurigakan.
Mereka memutuskan melaporkan kasus itu ke Lanal Nias, Senin (25/3/2024).
Adan pun kemudian diperiksa dan dipertemukan dengan keluarga Iwan.
Namun, saat dipertemukan dengan Adan, dia tidak mengakui membawa Iwan ke Padang dan menyebut tidak pernah menerima uang dari keluarga Iwan.
Hingga akhirnya kasus ini terungkap pada Kamis (28/3/2024) malam, saat seorang perwira berseragam dari Lanal Nias dan tiga tentara tanpa seragam mendatangi rumah Iwan.
Lanal Nias memberitahukan kepada keluarga kalau Adan membuat pengakuan mengejutkan.
Adan mengaku telah membunuh Iwan pada 24 Desember 2022.
"Kami sekeluarga sangat terkejut dan menangis histeris mendengar informasi itu."
"Kami tidak menyangka dia yang kami anggap sebagai anak tega melakukan itu," kata Yanikas, keluarga Iwan.
Adan juga sering meminta sejumlah uang yang nilainya lebih dari Rp 200 juta dengan dalih untuk keperluan Iwan. Keluarga yang curiga, melaporkan kejadian itu ke Lanal Nias. Adan diperiksa dan dia mengakui telah membunuh Iwan pada 24 Desember 2022. (Tribun Padang)
Jasad Wanita Nyaris Tanpa Busana Ditemukan di Semak-Semak Lahan Kosong |
![]() |
---|
Anggota TNI Pembunuh Istri Acungkan Jari Tengah ke Keluarga Korban saat Rekonstruksi |
![]() |
---|
Mengenal Dwi Hartono, Terduga Otak Pembunuhan Kacab Bank Dikenal Royal dan Berambisi Jadi Bupati |
![]() |
---|
Foto Visum Bagian Vital Diduga Disebarkan Dokter, Selebram Murka Somasi RS Bhayangkara |
![]() |
---|
Diduga Ada Kelalaian, Ibu Muda Akan Tempuh Jalur Hukum Usai Bayinya Meninggal Saat Persalinan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.