Rabu, 8 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Gerakan Karanganyar Menginspirasi, Pj Bupati: Wadah Berbagi Pengalaman

Pemkab Karanganyar memulai gerakan Karanganyar Menginspirasi untuk memberikan wadah kepada semua pihak yang ingin berbagai pengalamannya.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: Daniel Ari Purnomo
Agus Iswadi
Pj Bupati Karanganyar, Timotius Suryadi. 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Pemkab Karanganyar memulai gerakan Karanganyar Menginspirasi untuk memberikan wadah kepada semua pihak yang ingin berbagai pengalamannya.

Bagi masyarakat yang ingin bergabung menjadi volunter dalam gerakan Karanganyar Menginspirasi dapat mendaftarkan diri melalui laman https://s.id/karanganyarmenginspirasi. Pendaftaran dibuka mulai 6-20 April 2024. Gerakan tersebut bakal dilaunching bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional pada 2 Mei 2024.

Penjabat (Pj) Bupati Karanganyar, Timotius Suryadi menyampaikan, gerakan tersebut dirintis untuk memberikan semangat dan membuka wawasan kepada anak-anak didik berbagai tingkatan mulai dari PAUD, SD, SMP dan SMA sederajat di Kabupaten Karanganyar. Pasalnya terkadang ada anak-anak yang takut bermimpi dan mengungkapkan harapannya.

"Gerakan Karanganyar Menginspirasi atau bisa disebut sebagai Karanganyar Bermimpi itu akan membuka wawasan anak-anak kita supaya mereka berani mencantumkan cita-cita setinggi mungkin, bermimpi setinggi-tingginya. Kalau mereka sudah berani mencanangkan, semesta pasti akan mendukung," katanya kepada Tribunjateng.com, Sabtu (13/4/2024).

Para volunter yang mendaftarkan diri, terang Timo sapaan akrabnya, akan berbagi pengalaman kepada anak-anak PAUD, SD, SMP dan SMA sederajat secara daring maupun luring. Dia menuturkan, gerakan Karanganyar Menginspirasi dibuka seluas-luasnya bagi siapapun yang memiliki keinginan untuk berbagi dan memotivasi anak-anak.

Dia menerangkan, ada syarat dan ketentuan bagi masyarakat yang hendak bergabung dalam gerakan Karanganyar Menginspirasi seperti warga lokal dan luar Karanganyar, menjunjung tinggi kebinekaan, tidak melanggar SARA, tidak bermuatan politik praktis dan melanggar moral etika, berbagi pengalaman, sukses story, pendidikan karakter dan materi inspiratif lainnya.

"Teknisnya nanti disesuaikan dengan kegiatan KBM. Masuk saat waktu jeda," terangnya. (Ais).

 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved