Berita Kecelakaan
Sopir Kurang Hati-Hati, Pikap Angkut 23 Penumpang Terguling di Tikungan Tajam
Senin (15/4/2024), sebuah mobil pikap berisi 23 penumpang terguling di jalan raya Desa Tlagah, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur.
TRIBUNJATENG.COM, PAMEKASAN - Senin (15/4/2024), sebuah mobil pikap berisi 23 penumpang terguling di jalan raya Desa Tlagah, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur.
Sebanyak 19 orang terluka, baik berat ataupun ringan.
Seorang anak kecil berusia 7 tahun mengalami patah tulang.
Baca juga: Pasutri Bawa Balita Kecelakaan Motor Terperosok di Perbukitan saat Piknik, Istri Tewas
Rombongan tersebut berasal dari Desa Sana Laok, Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan.
Mereka hendak menghadiri acara timangan bayi di Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan.
Para korban sebagian dirawat di Puskesmas Pakong dan sebagian lagi yang mengalami luka parah dibawa ke RSUD Smart Pamekasan.
Kepala Puskesmas Pakong Abd. Syukur Afandi menjelaskan, dari 19 korban, hanya 15 yang dirawat di Puskesmas Pakong.
Sedangkan 4 korban lainnya dirujuk ke RSUD Smart Pamekasan karena kondisinya gegar otak.
"Kami tidak mampu kalau semua korban ditangani di Puskesmas.
Apalagi ada korban yang gegar otak dan luka parah," kata Abd. Syukur saat dihubungi melalui telepon seluler.
Kepala Seksi Humas Polres Pamekasan, AKP Sri Sugiarto menjelaskan, sopir pikap tersebut kurang konsentrasi saat mengendarai mobilnya.
Pada saat tiba di tikungan tajam di Desa Tlagah, sopir tidak bisa mengendalikan setir sehingga kendaraannya terguling.
"Kecelakaan ini kelalaian sopir karena tidak hati-hati sehingga terguling," kata Sri.
Sri menambahkan, kondisi sopir selamat dan hanya luka ringan.
Polisi sudah melakukan penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara.
Kendaraan pikap juga sudah diamankan ke kantor Satuan Lalu Lintas Polres Pamekasan.
"Sopirnya akan dimintai keterangan.
Tadi masih dirawat karena luka ringan," imbuh Sri.
Sri menegaskan, masih banyak warga di Pamekasan yang menjadikan pikap sebagai angkutan orang.
Padahal itu dilarang dan membahayakan.
"Kami tak pernah berhenti mengimbau kepada masyarakat bahwa pikap dilarang mengangkut orang.
Kalau kecelakaan seperti sekarang, banyak korban.
Bahkan di beberapa kejadian sebelumnya, ada yang meninggal dunia," ujar Sri. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pikap Angkut 23 Penumpang Terguling di Pamekasan, 19 Korban Terluka"
Baca juga: Bus ALS Berisi 47 Penumpang Kecelakaan Terguling di Turunan dan Tikungan Tajam, 1 Orang Tewas
| Sopir Mabuk, Mobil Tabrak Pembatas Jalan hingga Terpental dan Terbalik, Satu Penumpang Tewas |
|
|---|
| Hilang Kendali saat Kecepatan Tinggi, Mobil Senggol Motor lalu Terguling Hantam Rumah, 2 Tewas |
|
|---|
| Truk Seruduk Truk dari Belakang, Nyawa Bocah 5 Tahun Melayang |
|
|---|
| Tragis Pengendara RX-King Tewas Usai Tabrak Truk di Jalan Menikung |
|
|---|
| Detik-detik Dua Orang Tewas Ditabrak Saat Perbaiki Truk Mogok |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-kecelakaan_20170721_185039.jpg)