Senin, 11 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Orkes Dangdut Bikin Gaduh! Sabit Rumput Beraksi: Cerita Pembacokan di Jepara

Sebuah insiden pembacokan terjadi di Jepara setelah pertunjukan orkes dangdut. Seorang warga Desa Tunggul di Kecamatan Nalumsari diketahui menyerang.

Tayang:
Penulis: Tito Isna Utama | Editor: Daniel Ari Purnomo
istimewa
Pelaku S warga Desa Tunggul, Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara saat diamankan di Polsek Nalumsari. 

TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Akibat dari upaya untuk membubarkan kericuhan, seorang warga Desa Tunggul, Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara, pada awalnya hanya membuat ketakutan berubah menjadi keputusasaan dan melakukan pembacokan.

Seorang warga dari Desa Tunggul, Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara, dilaporkan melakukan pembacokan terhadap seorang pemuda setelah terjadi tawuran pasca pertunjukan orkes dangdut.

Pelaku pembacokan, seorang pria yang diidentifikasi dengan inisial S (39), menyerang pemuda D (28) yang merupakan warga se-desa dan memiliki hubungan keluarga.

Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 WIB, pada hari Selasa (16/4/2024).

Iptu Agus Umar, Kapolsek Nalumsari, menjelaskan bahwa kejadian dimulai dengan adanya keributan antara enam pemuda setelah menonton pertunjukan orkes. Lokasi tawuran berada sekitar 100 meter dari tempat pertunjukan orkes dangdut di Desa Tunggul.

"Setelah pertunjukan orkes selesai, sekitar enam pemuda terlibat cekcok tidak jauh dari lokasi pertunjukan," ujar Agus kepada Tribunjateng pada Rabu (17/4/2024).

Pada saat itu, S kembali ke rumah setelah mencari rumput sebagai pakan ternak, dan melihat adanya tawuran antara pemuda tersebut dengan niat untuk menghentikan pertengkaran. S membawa sabit yang biasa digunakan untuk memotong rumput sebagai alat untuk membubarkan keributan.

Namun, pemuda yang terlibat tidak menerima upaya S untuk membubarkan mereka dan malah menyerangnya secara bersama-sama.

Dalam upaya untuk menakut-nakuti, sabit yang digunakan S untuk membubarkan pertengkaran justru mengenai salah satu pemuda yang diidentifikasi sebagai D.

Korban mengalami luka bacok di bagian belakang punggung, tepatnya di bawah ketiak bagian kiri.

Agus menyatakan bahwa korban saat ini sedang dirawat di RS PKU Muhamadiyah Mayong dalam keadaan sadar, sementara pelaku telah ditahan di Polsek Nalumsari untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Agus juga menyebutkan bahwa pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kejadian ini, dan belum dapat memastikan apakah pemuda yang terlibat dalam tawuran tersebut sedang dalam pengaruh minuman keras atau tidak.

Dia menambahkan bahwa ternyata korban dan pelaku masih memiliki hubungan keluarga, yang baru diketahui setelah kejadian tersebut terjadi dan dilakukan pemeriksaan di Polsek kemarin

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved