Selasa, 14 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Liga 1

Panser Biru Boikot laga PSIS vs Rans Nusantara FC, Ini Pemicunya

Tuntutan kami hanya ingin PSIS itu lolos 4 besar, bukan di peringkat satu dan itu menurut kami tuntutan yang gak muluk-muluk

TRIBUNJATENG/FRANCISKUS Ariel
Aksi capo Panser Biru Ferry Opel dan Jefri Agus Ridean saat memandu para suporter Panser Biru menyanyikan chant mendukung PSIS Semarang saat berlaga di Stadion Jatidiri Semarang beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG-Kelompok suporter PSIS Semarang Panser Biru memastikan absen mendukung tim kebanggaannya secara langsung saat melawan Rans Nusantara FC pada laga pekan ke-32 BRI Liga 1 2023/2024 di Stadion Moch Soebroto, Magelang pada Senin (22/4/2024) malam.

Rencana pemboikotan laga tersebut juga telah diupload di akun resmi instagram @panserbiru2001. Dalam postingan tersebut, tertulis  “DPP PANSER BIRU mengambil sikap untuk “MEMBOIKOT" laga Pertandingan home VS RANS yang berlangsung pada Hari Senin tanggal 22 April 2024 bertempat di Stadion Moch Soebroto Magelang”.

Plt Ketua Umum Panser Biru, Paulus Chandra Octa menjelaskan hal tersebut dilakukan berkaitan dengan surat tuntutan yang diberikan kepada CEO PSIS, Yoyok Sukawi beberapa waktu lalu mengenai tidak adanya perkembangan signifikan dalam performa tim yang targetnya adalah finish di 4 besar.

“Tuntutan kami hanya ingin PSIS itu lolos 4 besar, bukan di peringkat satu dan itu menurut kami tuntutan yang gak muluk-muluk,” ungkap Paulus saat dikonfirmasi Minggu (21/4/2024), malam.

Baca juga: Daftar 11 Pertama Susunan Pemain Timnas U-23 Indonesia Vs Yordania U-23, Hubner Gantikan Komang

Baca juga: Nasib PSIS Semarang Tergantung Hasil Dua Klub Ini, Syarat Wajib Jika Ingin Lolos Championship Series

Ditambah, dalam surat tersebut tercantum bahwa Panser Biru ingin mendapat respon dari manajemen PSIS. Namun, hingga saat ini belum ada tanggapan sama sekali dari manajemen.

“Sepertinya manajemen menyepelekan, padahal di dalam surat tuntutan itu tertera CEO PSIS harus membalas dan merespon surat kami 3x24 jam. Namun, pada kenyataanya tidak ada respon dan tidak ada balasan,” ujarnya.

Dirinya juga menyebut bahwa, menurunnya performa PSIS Semarang juga berkaitan dengan tanggung jawab manajemen kepada para pemain.

“Masih banyak kewajiban-kewajiban manajemen yang banyak belum dibayarkan ke pemain dan ada beberapa pemain. Harusnya itu juga dipikirkan, mengingat performa para pemain dalam laga terakhir seperti tidak semangat,” ujarnya.

Terakhir dirinya menambahkan bahwa pemboikotan tanpa mendukung langsung terhadap PSIS Semarang tentunya akan berkelanjutan apabila belum ada tanggapan sama sekali.

“Sikap ini akan berlanjut dengan aksi lain apabila belum ada respon surat balasan dan perbaikan tim di sisa laga BRI Liga 1 2023-2024. Kami melakukan ini atas dasar rasa cinta terhadap kebanggaan kami,” pungkasnya.
 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved