Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Dongeng Sebelum Tidur Akibat Petani Serakah

Dongeng sebelum tidur. Dongeng ini cocok dibacakan untuk buah hati. Petani yang Serakah Seorang petani bernama Pak Petani

Penulis: Ardianti WS | Editor: galih permadi
Istockphotos
Dongeng Sebelum Tidur Akibat Petani Serakah 

TRIBUNJATENG.COM- Dongeng sebelum tidur.

Dongeng ini cocok dibacakan untuk buah hati.

Petani yang Serakah

Seorang petani bernama Pak Petani selalu tamak akan kekayaan. Pada suatu musim semi yang cerah, ia berseru kepada Tuhan, "Jika hari ini cerah, aku akan menuai gandumku."

Keesokan harinya, matahari bersinar terang. Pak Petani memulai panen sebagian gandumnya. Setelah selesai, ia berkata kepada Tuhan lagi, "Kalau saja hujan turun, itu akan sangat baik untuk gandum yang belum aku panen."

Esoknya, hujan pun mengguyur. Pak Petani berkata, "Jika hujannya lebih deras, gandumku pasti tumbuh lebih subur." Pada hari berikutnya, hujan masih terus turun dengan lebat.

Namun, saat musim panas tiba, Pak Petani memanen gandumnya dan menumpuknya di ladang. Setelah selesai, ia tidak puas dan berkata, "Tuhan, kalau saja Engkau memberi lebih banyak hujan, hasil panenku pasti jauh lebih besar dari ini."

Musim panas masih berkepanjangan, tetapi Pak Petani tak sabar ingin menanam gandum baru. Dengan kesal, ia berteriak, "Mengapa Kau tidak memberiku hujan lebih banyak, Tuhan? Berilah hujan sehingga aku bisa segera menanam gandum dan memanennya!"

Tuhan pun mengabulkan permintaannya dengan mengirimkan hujan lebat yang terus menerus selama beberapa hari. Namun, sayangnya, banjir melanda ladang Pak Petani. Seluruh hasil panennya hanyut terbawa air.

Pesan moral dari cerita ini adalah: Selalu bersyukur dengan apa yang telah diberikan oleh Tuhan dan nikmatilah apa yang sudah ada, tanpa harus selalu tamak dan tidak pernah puas.

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved