Minggu, 12 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Jepara

Pemkab Jepara Terima Kunjungan Delegasi Malaysia, Ingin Belajar Industri Kayu

Pemerintah Kabupaten Jepara menerima kunjungan kehormatan dari lembaga perindustrian kayu Malaysia (Malaysian Timber Industry Board) di Pendopo

Penulis: Tito Isna Utama | Editor: galih permadi
istimewa
Pj Bupati Jepara Edy Supriyanta memberikan pelekat kepada direktur Malaysian Timber Industry Board, Norazli bin Ismail di Pendopo R A Kartini. 

TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Pemerintah Kabupaten Jepara menerima kunjungan kehormatan dari lembaga perindustrian kayu Malaysia (Malaysian Timber Industry Board) di Pendopo R A Kartini Jepara, Rabu (08/05/2024)

Kedatangan mereka untuk menimba ilmu dan bertukar pandangan pembangunan di sektor industri.

Acara tersebut dihadiri Pj Bupati Jepara H Edy Supriyanta, Kepala Perangkat Daerah terkait, Para Asosiasi Industri dan Profesi (Kadin, Hipmi, APKJ, Asephi), utusan Lembaga Perindustrian Kayu Malaysia.


Pj Bupati Jepara mengucapkan terima kasih atas lawatanya di Jepara serta pengakuan atas posisi jepara sebagai The World Carving Center.


"Kami mengekspor produk ukiran dan furniture dari kayu ke hampir 100 negara, nilai ekspor produk ini paling dominan di antara seluruh komoditas ekspor dari jepara," ucapnya.


Ia mengatakan bahwa total nilai ekspor Jepara adalah 659,2 juta dolar Amerika Serikat (AS). 


Dari jumlah itu, 302,7 Juta dolar diantaranya, disumbang oleh produk furniture dari kayu. 


Selain itu masih ada produk Handycraft dari kayu 5,8 juta dolar dan kayu olahan 10,6 juta dolar.


"Dengan kontribusi industri ukir dan furniture dari kayu sebagai pilar utama perekonomian daerah jepara, mencatat pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dari rata-rata provinsi jawa tengah dan nasional," ucapnya.


Sementara itu pimpinan rombongan sekaligus direktur Malaysian Timber Industry Board, Norazli bin Ismail mengatakan industri pengolahan kayu di Malaysia saat ini sedang bertumbuh dan berhasrat untuk perkembangan terkini produksi kayu di Indonesia.


"Tujuan kami hadir disini ialah menimba ilmu dan bertukar pandangan bagi pembangunan ekonomi," jelasnya.


Ia menuturkan bahwa Indonesia merupakan negara  pengimpor ke 2 terbesar dalam produk kayu.


"Saya berharap agar kedepanya dapat kita bangun kerjasama antara agensi-agensi ke 2 negara,"tutupnya. (ITO)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved