Selasa, 14 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Banyumas

Warga Diminta Waspada dan Jangan Panik Terkait Peningkatan Aktifitas Harian Gunung Slamet

Berdasarkan laporan aktifitas harian Gunung Slamet dari BPBD Banyumas dinyatakan masih berada di Waspada

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muh radlis
IST
Visual pantauan Gunung Slamet pada Senin (20/5/2024). 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Berdasarkan laporan aktifitas harian Gunung Slamet dari BPBD Banyumas dinyatakan masih berada di Waspada Level II, Selasa (21/5/2024). 


Gunung Slamet adalah gunung api di Jawa Tengah yang mempunyai ketinggian 3428 mdpl dan terletak di 5 Kabupaten yaitu Pemalang, Banyumas, Brebes, Tegal, Purbalingga. 


Adapun pantauan kondisi cuaca hari ini cerah dan berawan. 


Angin bertiup lemah ke arah barat. 


Suhu udara 21.3-27.7 derajat celcis dan kelembaban udara 63-84 persen.


Secara visual gunung jelas hingga kabut 0-I. 


Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis dan tinggi 50-100 meter di atas puncak kawah. 


Adapun aktifitas kegempaan yaitu Hembusan sejumlah: 171 dengan amplitudo: 4-8 mm dan durasi : 20-42 detik.


Low Frekuensi jumlah 13, Amplitudo : 3-8 mm dengan durasi 8-18 detik.


Tremor Menerus (Microtremor) terekam dengan amplitudo 0.5-6 mm (dominan 2 mm).


Badan Geologi telah mengeluarkan rekomendasi bahwa masyarakat dan pengunjung atau wisatawan tidak berada dan beraktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah puncak Gunung Slamet.


Kepala Pelaksana BPBD Banyumas, Budi Nugroho mengatakan agar masyarakat tetap tenang. 


"Tetap tetap tenang dan waspada karena itu kan hanya mengeluarkan radius bahaya. 


Kalau di Banyumas desa terdekat itu contohnya dari Kalipagu, Limpakuwus, Sumbang. 


Sedangkan kalau dari Baturraden sendiri jaraknya 12 kilometer dari puncak," terangnya kepada Tribunbanyumas.com.


Aktivitas vulkanik Gunung Slamet masih tinggi sehingga direkomendasikan dilakukan perubahan atau perluasan jarak rekomendasi.


Adapun potensi ancaman bahaya Gunung Slamet saat ini adalah erupsi freatik maupun magmatik. 


Erupsi ini dapat menghasilkan lontaran material pijar yang melanda daerah di sekitar puncak di dalam radius 3 kilometer.

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved