Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Blora

Pasar Rakyat Sido Makmur Blora Diusulkan Menjadi Pasar Berstandar Nasional

Pasar Rakyat Sido Makmur Blora tengah diusulkan untuk menjadi pasar dengan Standar Nasional Indonesia (SNI).

Penulis: M Iqbal Shukri | Editor: raka f pujangga
(TRIBUN JATENG/AHMAD MUSTAKIM) 
Suasana Pasar Rakyat Sido Makmur Blora saat sudah tidak jam operasional 

TRIBUNJATENG.COM, BLORA - Pasar Rakyat Sido Makmur Blora tengah diusulkan untuk menjadi pasar dengan Standar Nasional Indonesia (SNI).

Menurut Kepala Bidang (Kabid) Pasar, Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Dindagkop UKM), Margo Yuwono, proses pengusulan telah dilakukan sejak 2023.

Baca juga: Harga Daging Ayam di Pasar Rakyat Sido Makmur Blora Turun Rp 2.000 Perkilogram

"Untuk tahun ini Blora mengajukan Pasar Rakyat Sido Makmur menjadi salah satu pasar SNI. Proses pengusulannya ini sudah kita lakukan tahun kemarin. Dan tahun ini baru bisa masuk di kriterianya," katanya, kepada Tribunjateng, Rabu (22/5/2024).

Adapun untuk Pasar Rakyat Sido Makmur, menurut Margo, masuk kriteria pasar SNI tipe satu. Itu lantaran jumlah pedagang di Pasar Rakyat Sido Makmur berjumlah 2.100  an pedagang.

"Karena pedagang kita sudah lebih dari 1.700, jadi kita masuk kriteria yang tipe satu," terangnya.

Margo menuturkan secara garis besar ada tiga kriteria yang dipersyaratkan agar suatu pasar mendapat label SNI. Di antaranya, kriteria umum, kriteria teknis, dan kriteria pengelolaan.

"Kalau kriteria umum itu mengenai lokasi pasar, sertifikat kepemilikan, kalau kriteria teknis itu terkait fasilitas yang ada seperti tempat parkir, akses difabel,"

"Kemudian kriteria pengelolaan itu seperti harus ada struktur organisasi dan SOP pasar, kalau ditotal itu ada 50 an kriteria yang harus kita penuhi," jelasnya.

Baca juga: Pertengahan Ramadan, Harga Daging Ayam di Pasar Rakyat Sido Makmur Blora, Turun Rp 2.000

Lebih lanjut, Margo menyebut saat ini pihaknya tengah berupaya untuk memenuhi kriteria yang dipersyaratkan.

Seperti, pembuatan papan-papan petunjuk, seperti petunjuk tempat parkir, petunjuk blok-blok pasar dan lainnya.

"Dan kemarin kita sudah mengisi dari self assessment atau penilaian mandiri, kalau di penilaian mandiri kita masuk di dua besar. Tetapi realitanya nanti, ada tim penilainya sendiri, kira-kira penilaian pasar SNI akan dilakukan Juli," paparnya. (Iqs)

 

 

Sumber: Tribun Jateng
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved