Berita Jateng
Jateng Krisis Air! KLHK : Kerusakan Lingkungan Harus Ditekan
Tak hanya itu, KLHK juga membeberkan data tentang areal lahan kritis dan sangat kritis di Jateng yeng mencapai 733,4 hektar
Penulis: budi susanto | Editor: muslimah
Bahkan Sekda Provinsi Jateng Sumarno, ingin mensinergikan antara industri sebagai penggerak perekonomian dan ekologi.
Pasalnya selama ini ada anggapan jika kelestarian lingkungan atau ekologi menjadi penghambat pertumbuhan perekonomian.
Ia juga mengakui wilayah Pantura Jateng memiliki kawasan industri yang cukup luas.
Dari hal tersebut, Sumarno berujar kawasan industri di Pantura Jateng sudah berdiri sejak lama.
"Hal tersebut tak bisa dihilangkan, mungkin supaya merata dan kerusakan lingkungan tak semakin besar, kawasan industri baru akan ditempatkan di wilayah tengah atau selatan Jateng," jelasnya.
Ditambahkannya, pembahasan masih terus dilakukan untuk mensinergikan antara pelestarian lingkungan dan pertumbuhan perekonomian.
Selain itu, masifnya sosialisasi juga akan dilakukan agar masyarakat lebih paham tentang perubahan iklim.
"Karena ada kecendrungan masyarakat di wilayah yang rusak lingkungannya tak menyadari dampaknya. Jadi sosialisasi memang harus terus dilakukan," tambahnya. (*)
| Miliki Asrama Atlet Sendiri, NPCI Jawa Tengah Diharapkan Dongkrak Prestasi |
|
|---|
| Badai Perceraian di Tegal dan Cilacap, Ribuan Istri Pilih Menjanda di Awal 2026 |
|
|---|
| Kemenhaj Sarankan Milenial Jadikan Tiket Haji Sebagai Mas Kawin, Kalau Cerai? |
|
|---|
| Dishanpan Jateng Sebut Sayur dan Ikan Dominasi Sampah MBG, SPPG Didorong Kreatif Sajikan Menu |
|
|---|
| BI Jateng Catat IKK Maret 2026 Tembus 116,52, Konsumen Masih Optimistis |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Sekda-Provinsi-Jateng-Sumarno-saat-mengisi-kegiatan-sosialisasi-sub-Nasional-Indonesia-Folu.jpg)