Kamis, 30 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Video

Video Alasan Banyak Los Pedagang di Pasar Rakyat Sido Makmur Blora Kosong

Los pedagang di beberapa blok di Pasar Rakyat Sido Makmur Blora sering nampak sepi atau kosong tidak ada pedagangnya.

Tayang:
Penulis: M Iqbal Shukri | Editor: Tim Video Editor

TRIBUNJATENG.COM, BLORA - Berikut ini video Alasan Banyak Los Pedagang di Pasar Rakyat Sido Makmur Blora Kosong

Los pedagang di beberapa blok di Pasar Rakyat Sido Makmur Blora sering nampak sepi atau kosong tidak ada pedagangnya.


Menurut Kepala Bidang (Kabid) Pasar, Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Dindagkop UKM), Margo Yuwono, los pedagang di Pasar Rakyat Sido Makmur yang sepi bukan karena tidak ada yang mengisi los. 


Namun, pedagang yang menempati los tersebut memilih berdagang di lorong jalan masuk pasar.


"Sebenarnya los itu ada pedagang yang punya, tetapi memang los di blok B, blok A, ada yang di blok D itu terlihat sepi atau kosong tidak ditempati,"


"Pedagang itu juga sudah bayar retribusi los, tetapi karena di dalam los itu sepi pembeli, maka pedagang memilih berjualan di sekitaran jalan masuk pasar itu, agar bisa memutar dagangannya," jelasnya, kepada Tribunjateng, Kamis (23/5/2024).


Lebih lanjut, Margo mengaku sudah sempat berupaya menertibkan pedagang yang berjualan di jalan lorong masuk pasar agar kembali berdagang di los masing-masing.


"Sudah pernah kita tertibkan beberapa bulan lalu, Alhamdulillah sudah sempat tertib,"


"Tetapi karena tenaga kerja kita yang ada di pasar itu sangat minim, karena ada yang pensiun, ada yang masuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di tempat lain, sehingga dengan berkurangnya tenaga kerja, pengawasan tidak maksimal dan pedagang akhirnya kembali berdagang di jalan lorong masuk pasar itu," jelasnya.


Menurut Margo, selain kendala keterbatasan SDM, karakteristik pembeli yang saat ini menginginkan seperti layanan Drive Thru juga menjadi salah satu kendala.


"Pembeli itu kan sekarang pinginnya seperti Drive Thru atau mampir langsung beli. Akhirnya karena kebiasaan itu, para pedagang pingin mendekati pembeli," terangnya.


Kendati demikian, Margo mengaku akan berupaya menertibkan kembali agar pedagang berjualan di los masing-masing.


"Nanti akan kita tertibkan lagi, kembali ke tempat kios masing-masing yang sudah disediakan," paparnya.

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved