Senin, 4 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Timnas Indonesia

Elkan Baggott Hapus Logo PSSI di Bio Instagram, Keretakan Timnas Indonesia Tak Terhindarkan

Elkan Baggott Hapus Logo PSSI di Instagram, Keretakan Timnas Indonesia Tak Terhindarkan

Tayang:
Penulis: Fachri Sakti Nugroho | Editor: galih permadi
Tribun Jateng/ Franciskus Ariel Setiaputra
Elkan Baggott Hapus Logo PSSI di Instagram, Keretakan Timnas Indonesia Tak Terhindarkan 

Elkan Baggott Hapus Logo PSSI di Instagram, Keretakan Timnas Indonesia Tak Terhindarkan

TRIBUNJATENG.COM - Kabar keretakan hubungan Elkan Baggott dengan PSSI kian santer terdengar.

Terbaru, Elkan Baggott kedapatan menghapus logo PSSI dari akun Instagram pribadinya.

Hal ini sontak membuat suporter di dunia maya menerka-nerka.

Pemain naturalisasi seperti Elkan Baggott, Jordi Amat, dan Sandy Walsh terlihat mulai latihan bersama.
Pemain naturalisasi seperti Elkan Baggott, Jordi Amat, dan Sandy Walsh terlihat mulai latihan bersama. (Ist/pssi.org)

Baca juga: Hasil Akhir Skor 1-3 Madura United Vs Persib Bandung, Maung Biru Juara Championship Series Liga 1

Banyak yang menyebut hubungan Elkan Baggott dengan PSSI tak bisa rujuk kembali.

Lantas mengapa Elkan Baggott menghapus logo PSSI di Instagramnya?

Berawal dari Tidak Membalas Panggilan Timnas U23 Indonesia

Diketahui, pada awal Mei, pemain 21 tahun itu mendiamkan panggilan PSSI walaupun tak memiliki agenda di level klub.

Ia hanya tinggal menyeberang dari Inggris ke Prancis, tetapi memilih tak memenuhi panggilan Timnas U23 Indonesia.

Alhasil, Shin Tae-yong memutuskan tak butuh tenaga Baggott lagi, dengan menyingkirkan namanya dari skuad Timnas Senior Indonesia.

Pemain Ipswich Town itu kedapatan berlibur ke sejumlah tempat eksotis di dunia, tanpa mempedulikan keriuhan media sosial.

Beberapa hari terakhir Elkan Baggott juga menghapus logo PSSI di profil akun Instagramnya.

"Pemain sepak bola Ipswich Town dan PSSI," demikian bunyi profil Baggott di Instagram dulu.

Namun sekarang, profil tersebut dihapus dan hanya bertuliskan agensi performa pemain.

Kemungkinan alasan paling masuk akal bagi seorang pemain untuk melakukan tindakan tersebut adalah, ia sedang menetapkan ulang arah kariernya.

Dihapusnya tanda PSSI bisa diartikan ia meninjau ulang tugas negara membela timnas Indonesia.

Timnas Indonesia berlaga di benua berbeda yang memiliki kalender berbeda dibanding Liga Inggris, sehingga kerap kali bentrok jadwal.

Piala Asia 2023 digelar berbarengan dengan Liga Inggris, apalagi Piala AFF yang hanya turnamen regional.

Belum lagi PSSI kerap memanggil pemain senior untuk agenda timnas junior, yang berarti tugas bertambah dan karier klub dikorbankan.

Bagi Baggott, kemungkinan jadwal timnas hanya distraksi yang berpotensi mengganggu kariernya di level klub.

Menjadi pertanyaan pula mengapa ia turut menghapus tanda Ipswich Town, klub yang membesarkannya sejak akademi.

Ipswich Town akan berlaga di Premier League musim depan, kasta tertinggi yang bisa dirasakan Baggott.

Ada kemungkinan ia merasa tak akan mendapat tempat di Ipswich, di mana ia hanya menjadi bek urutan kelima di Divisi Championship.

Menyisakan satu tahun kontrak, bek bertinggi 196 cm itu akan mendapat jaminan menit main lebih banyak di klub lain di kasta lebih rendah.

Jika pun memutuskan pindah, Baggott memerlukan fokus 100 persen agar available bagi klub tersebut di sepanjang musim. 

Jadi, patut ditunggu bagaimana kelanjutan karier Baggott di Ipswich dan Timnas Indonesia.

(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved