Minggu, 12 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Pendidikan

BEM Ekonomika dan Bisnis Unnes Gelar Sarasehan Kebangsaan 2024

BEM Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Negeri Semarang menggelar acara sarasehan Kebangsaan.

Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: rival al manaf
Tribun Jateng/ Idayatul Rohmah
BEM Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Negeri Semarang menggelar acara sarasehan Kebangsaan. Kegiatan itu bertajuk "Looking at Nationalism from an Economic Perspective", diikuti sekitar 120 mahasiswa area Semarang Raya di Aula Mohammad Hatta FEB Unnes, Sabtu (1/6/2024). Ist/BEM Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Negeri Semarang 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - BEM Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Negeri Semarang menggelar acara sarasehan Kebangsaan.


Kegiatan itu bertajuk "Looking at Nationalism from an Economic Perspective", diikuti sekitar 120 mahasiswa area Semarang Raya di Aula Mohammad Hatta FEB Unnes, Sabtu (1/6/2024).

 

Acara ini dibuka oleh Wakil Dekan 1 Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FEB Unnes Agung Yulianto, SPd MSi.


Sarasehan Kebangsaan menghadirkan 4 narasumber, yakni sebagai Keynotes Speaker dari Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran II Kantor Wilayah Direktorat Jendral Perbendaharaan Provinsi Jawa Tengah Dr Imam Widhiyanto, SE M Sc M S E.


Adapun tiga narasumber lain yang berbincang dalam talk show yakni
Kepala Divisi SPPUR & MI Bank Indonesia Dedy Irianto S E, M B A; Sekretaris Komisi D DPRD Kota Semarang, Dr H Anang Budi Utomo, S Pd, S Mn, M Pd; dan Dosen Prodi Ekonomi Pembangunan/Universitas Negeri Semarang, M Aulia Rachman, Lc, M E.


Tahun ini Sarasehan Kebangsaan hadir dengan tujuan akan menjadikan wadah bertukar pikiran, ide atau gagasan, di mana kegiatan ini menghubungkan fakta dan data dari berbagai sudut pandang dan latar belakang; menanggapi dan mengungkapkan suatu permasalahan.


Acara dikemas dalam bentuk talkshow, yang mempertemukan para ahli di dalam bidang tertentu dan mendengarkan pendapatnya mengenai suatu masalah yang ada di Indonesia,


 Kegiatan tepat digelar pada 1 Juni sekaligus memperingati hari lahirnya Pancasila.


“Rata-rata anak muda sekarang lebih memilih produk luar negeri dan mengesampingkan produk dalam negeri, hal ini tentu menyebabkan permintaan terhadap kurs asing juga meningkat dan menyebabkan inflasi.


Kesadaran harus dimulai dari diri kita sendiri, dimana andil kita dalam mendorong pertumbuhan ekonomi adalah memperkuat industri kita sendiri dan jangan lagi berorientasi pada produk produk luar negeri," kata Dedy Irianto dalam keterangan yang diterima Tribun Jateng.


Dengan kehadiran narasumber tersebut diharapkan acara ini dapat menjadi momen seru dan bersejarah yang tidak hanya memberikan wawasan baru tetapi juga inspirasi untuk menjadikan tahun 2024 sebagai tahun yang lebih baik dengan ilmu yg bermanfaat. (*)

 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved