Sabtu, 25 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Poltek Harber Tegal

Dosen Farmasi Poltek Harber Edukasi Pembuatan Jamu dari Toga

Dosen Program Studi (Prodi) D-3 Farmasi Politeknik Harapan Bersama (Poltek Harber) fokus tingkatkan kompetensi siswa sekolah

Editor: Editor Bisnis
IST
Dosen Farmasi Poltek Harber Edukasi Pembuatan Jamu dari Toga 

TRIBUNJATENG.COM - Dosen Program Studi (Prodi) D-3 Farmasi Politeknik Harapan Bersama (Poltek Harber) fokus tingkatkan kompetensi siswa sekolah dalam pengelolaan tanaman obat keluarga (toga), salah satunya dengan membantu siswa SMP Negeri 3 Kota Tegal untuk mengoptimalisasi hasil olahan tanaman obat keluarga (toga) menjadi jamu dalam program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). Hal ini diungkapkan langsung oleh Ketua Program Studi D-3 Farmasi Sari Prabandari pada Jumat (21/6/2024).

Dosen Farmasi Poltek Harber Edukasi Pembuatan Jamu dari Toga
Dosen Farmasi Poltek Harber Edukasi Pembuatan Jamu dari Toga (IST)

Sari Prabandari menuturkan sebagai satu-satunya Program Studi Farmasi yang ada di Kota Tegal, kami memiliki tanggungjawab untuk memberi edukasi terkait pengolahan tanaman obat keluarga (toga). Kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam memperkenalkan dan melestarikan warisan budaya kita kepada generasi muda.

“Melalui pelatihan ini, diharapkan siswa dapat memahami manfaat dan cara pembuatan jamu tradisional yang sehat. Mari kita bersama-sama menjaga dan memanfaatkan kekayaan alam Indonesia untuk kesehatan dan kesejahteraan kita semua”, ujar Sari.

Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Tegal, Imam Santoso menyampaikan rasa terima kasih atas inisiatif dan kontribusi dari Politeknik Harapan Bersama dalam memberikan ilmu yang bermanfaat dan aplikatif bagi para siswa.

Dosen Farmasi Poltek Harber Edukasi Pembuatan Jamu dari Toga
Dosen Farmasi Poltek Harber Edukasi Pembuatan Jamu dari Toga (IST)

"Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena memberikan pengetahuan praktis yang dapat digunakan sehari-hari. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk nyata dari peran serta Politeknik Harapan Bersama dalam memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan " tutur Imam Santoso.

Purgiyanti sebagai pemateri utama menjelaskan berbagai jenis tanaman obat yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar serta khasiat masing-masing tanaman tersebut. Siswa diajak langsung untuk membuat jamu dengan menggunakan bahan-bahan alami seperti kunyit, jahe, temulawak, dan tanaman obat lainnya.

“Siswa sangat antusias mengikuti setiap tahap pembuatan jamu, mulai dari pengolahan bahan hingga proses penyajiannya. Tanaman obat tidak hanya murah dan mudah didapat, tetapi juga memiliki manfaat yang besar bagi kesehatan kita," ungkap Purgiyanti dalam salah satu sesi penjelasannya.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved