Puisi Kematian - Ajip Rosidi
Puisi Kematian Ajip Rosidi. Berikut puisi Ajip Rosidi: KEMATIAN lelaki bernyanyi sepenuh hati didorongnya beton ke puncak tinggi
Penulis: Ardianti WS | Editor: galih permadi
TRIBUNJATENG.COM- Puisi Kematian Ajip Rosidi.
Berikut puisi Ajip Rosidi:
KEMATIAN
lelaki bernyanyi sepenuh hati
didorongnya beton ke puncak tinggi
di hari sebelum lebaran
di rumah anak menunggu baju baru
tapi tali putus beton terguling
lelaki tak lagi bernyanyi
ada isteri jadi janda
ada anak kehilangan bapak
di hari sebelum lebaran
pintu tak terbuka
ayah tak kembali
sia-sia menanti
sepanjang hari
ii
muka yang sudah remuk
anaknya menjerit yatim
ayah bisakah mati
muka yang tiada lagi bentuk
tepekur pengantar kubur
nyawa lepas tak tersangka
1954
Baca Juga
| Serangan Tawon Telan Dua Korban: Suami Langsung Tewas di Kebun, Istri Menyusul Beberapa Jam Kemudian |
|
|---|
| Lolos 16 Besar, PSIR Rembang Dibayangi Absennya Sang Kiper Usai Insiden Tendangan Kungfu |
|
|---|
| Mobil Rombongan Santri Melaju Kencang Adu Banteng dengan Truk Pasir, 8 Terluka |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Jumat 23 Januari 2026 Besok: Hujan Lebat di 28 Daerah |
|
|---|
| Perda Pencegahan Kebakaran Brebes Disahkan, Bupati Tekankan Kejelasan Peran dan Standar Penyelamatan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/sastrawan-indonesia-ajip-rosidi.jpg)