Senin, 27 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Kronologi Sengketa Tanah Keluarga Berujung Penganiayaan Gigit Payudara

Heboh penganiayaan terjadi di lingkungan keluarga hingga berujung laporan polisi, korban dijambak dan digigit payudaranya.

Editor: raka f pujangga
cathe.com
Ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM, KUPANG - Heboh penganiayaan terjadi di lingkungan keluarga hingga berujung laporan polisi.

Bahkan, korban RIM (44), sampai dijambak dan digigit payudaranya.

Korban yang berasal dari Desa Skinu, Kecamatan Toianas, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur (NTT) pun sudah melakukan visum atas peristiwa tersebut.

Baca juga: Polisi Semarang Kemana? Sebulan Tak Tangkap Begal Payudara, Padahal Korban Sudah Temukan Pelaku

Diketahui, korban dianiaya dua sepupunya, Henderina Bani (40) dan Osma Bani (43).

Dia lalu melaporkan dua sepupunya itu ke Markas Kepolisian Sektor (Polsek) Amanatun Utara.

"Kasus itu dilaporkan kemarin dengan nomor polisi LP/1V/1/2004/SPKT/Polsek Amanatun Utara/Polres TTS/Polda NTT," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah NTT Komisaris Besar Polisi Ariasandy kepada Kompas.com, Kamis (18/7/2024).

Ariasandy menjelaskan, kasus itu bermula ketika korban dan dua pelaku bersama warga lainnya bermaksud menyelesaikan masalah tanah di rumah warga bernama Sem Lopo.

Namun, sengketa tanah itu mengalami jalan buntu, sehingga korban dan dua pelaku bertengkar. 

Adu mulut antara korban dan pelaku berujung pengeroyokan.

Korban dipukul hingga jatuh dan berguling di tanah.

"Saat itu, rambut korban dijambak dan buah dada bagian kanannya digigit seorang pelaku," ungkap Ariasandy.

Karena kesakitan, korban lalu mendatangi Mapolsek Amanatun Utara untuk melaporkan kejadian itu.

Usai menerima laporan, polisi lalu memanggil korban, pelaku dan sejumlah saksi mata.

Baca juga: Harga Suntik Filler Payudara yang Akibatkan ASN di Yogyakarta Tewas, Disepakati Akan Disuntik 500 Cc

"Saat ini, anggota sedang melakukan penyelidikan kasus itu," ujar dia.

Korban juga, kata Ariasandy, telah divisum di rumah sakit terdekat.

"Anggota juga masih tunggu hasil visum, untuk proses lebih lanjut," ujarnya.

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dianiaya dan Payudaranya Digigit, Wanita di NTT Laporkan 2 Sepupunya ke Polisi"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved