Berita Blora
2 Jabatan Kepala Dinas di Lingkungan Pemkab Blora Bakal Kosong, Ini Penyebabnya
Sebentar lagi 2 jabatan kepala dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora akan mengalami kekosongan
Penulis: M Iqbal Shukri | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM, BLORA - Sebentar lagi 2 jabatan kepala dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora akan mengalami kekosongan.
Di antaranya jabatan kepala dinas di Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Blora, dan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR).
Diketahui, Kepala BPPKAD Blora, Slamet Pamudji, dan Kepala DPUPR Blora, Samgautama Karnajaya, sebentar lagi akan memasuki masa pensiun.
Slamet Pamudji telah menerima SK pensiun lebih dulu, dibandingkan Samgautama Karnajaya.
Slamet Pamudji menerima SK Pensiun dari bupati pada Mei 2024 lalu, dan akan mulai tidak menjabat sebagai Kepala BPPKAD Blora mulai Agustus 2024.
Sementara, Samgautama Karnajaya, baru menerima SK Pensiun dari Bupati Blora Arief Rohman, Jumat (26/7/2024) di Pendopo Kabupaten.
Bupati Blora Arief Rohman, menyerahkan SK pensiun kepada Kepala DPUPR Samgautama Karnajaya, bersamaan dengan 53 PNS lainnya, yang menerima SK pensiun Terhitung Mulai Tanggal (TMT) 1 September dan 1 Oktober.
"Pengabdian yang panjang telah tuntas, kini saatnya anda beristirahat dari tanggung jawab yang selama ini mengikat," kata Arief Rohman.
Walaupun sudah memasuki purna tugas, Arief mengajak para pensiunan untuk terus mengabdi kepada masyarakat di berbagai sektor.
Sementara itu, dirinya berkomitmen untuk terus melanjutkan semangat pengabdian para PNS yang memasuki purna tugas, untuk Blora.
"Semoga semuanya selalu dilindungi oleh Allah Swt dan dianugerahi kesehatan jasmani rohani, kebahagian serta usia panjang yang barokah," paparnya. (Iqs)
| Harga Plastik di Blora Naik Hingga 120 Persen, Pedagang Keluhkan Penjualan Turun |
|
|---|
| Penyerapan Tebu Blora Tetap Jalan, PT GMM Pastikan Petani Dapat Harga yang Wajar |
|
|---|
| Pabrik Gula GMM Tegaskan Komitmen Fasilitasi Penyerapan Tebu Petani Blora |
|
|---|
| Kronologi Pria Tewas Kehabisan Darah Karena Kena Mesin Gerinda saat Sedang Bekerja di Blora |
|
|---|
| Sudah Diterapkan Sejak 2024, Pembayaran Parkir dengan QRIS di Blora Masih Kurang Efektif |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Bupati-Blora-Arief-Rohman-saat-menyerahkan-SK-Pensiun-kepada-Kepala-DPUPR-Blora.jpg)