Berita Regional
Teganya Guru Pukul Murid Pakai Rotan Sampai Luka Memar, Begini Reaksi Orang Tua
Heboh oknum guru tega menganiaya seorang anak muridnya QMJXN (13) hingga mengalami luka memar.
TRIBUNJATENG.COM - Heboh oknum guru tega menganiaya seorang anak muridnya QMJXN (13) hingga mengalami luka memar.
Peristiwa pilu tersebut diketahui terjadi di Kecamatan Insana Tengah, Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur.
Saat ini kasus penganiayaan tersebut dilaporkan orang tua korban ke SPKT Polres TTU.
Baca juga: Pengakuan Para Saksi Kasus Kematian Afif Maulana, LPSK: Ada Kekerasan dan Penganiayaan
Insiden penganiayaan ini terjadi pada, Jumat, 19 Juli 2024 pukul 08.00 Wita lalu.
Akibat penganiayaan tersebut korban mengalami memar pada tangan.
Saat dikonfirmasi, Senin, 29 Juli 2024 Kapolres Timor Tengah Utara, AKBP Mohammad Mukhson melalui Kasubsi PIDM Humas Polres TTU, IPDA Markus Wilco Mitang membenarkan adanya informasi tersebut.
Menurutnya, insiden penganiayaan ini dilaporkan oleh orang tua korban berinisial MSLW pada hari yang sama sekira pukul 16.05 Wita.
Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan yang disampaikan pelapor, terlapor dalam hal ini oknum Guru tersebut menganiaya korban.
Terlapor, ucapnya, diduga menganiaya korban dengan cara memukul korban dengan menggunakan rotan pada tangan korban sebanyak 1 (satu) kali.
Hal ini menyebabkan korban mengalami luka memar dan bengkak.
Baca juga: Bukannya Dilindungi, Gadis 15 Tahun Yang Diperkosa Paman Malah Dipaksa Melayani Ayah Kandung
Pasca insiden tersebut, kata IPDA Wilco, pelapor dalam hal ini orang tua korban bersama korban mendatangi Mapolres TTU untuk melaporkan kejadian itu.
"Untuk selanjutnya ditindaklanjuti oleh kepolisian dan diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," pungkasnya. (*)
Artikel ini telah tayang di Pos-Kupang.com dengan judul BREAKING NEWS: Aniaya Seorang Siswa, Oknum Guru di TTU Dilaporkan ke Polisi
| Peristiwa Tragis Berakhir dengan Kematian Pasutri Sularni-Nur Khasanah Akibat Luka Bakar Parah |
|
|---|
| Gaji Pengasuh Daycare Litte Aresha Jogja, 1 Orang Rawat 10 Bayi dan Diajari Mengikatnya |
|
|---|
| Beli Tunai Rp1,3 Miliar Tapi Mau Disita, Pemilik Lexus Kini Pidanakan BFI Finance dan Debt Collector |
|
|---|
| Sosok Antoni, Pecatan ASN Jadi Dalang Pemalsuan SK hingga Raup Rp1,5 Miliar Demi Judi Online |
|
|---|
| Cahyaningrum Dewojati Dosen UGM Jadi Penasihat Daycare Little Aresha, Kampus Beri Klarifikasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-penganiayaan-klaten.jpg)