Rabu, 15 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Eksekusi Lahan Ricuh, Komandan Brimob dan Sejumlah Warga Terluka

Blokade jalan dan jembatan dilakukan warga, suasana tampak seperti sedang ada kerusuhan antarkelompok.

Net
ILUSTRASI 

TRIBUNJATENG.COM, PINRANG - Eksekusi lahan di Desa Maroneng, Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel), berakhir ricuh.

Lahan tersebut berupa tanah seluas 4 hektar di mana ada 21 rumah warga.

Warga memblokade jalan dan jembatan menghalangi petugas.

Baca juga: Bentrokan Ormas dan Sekuriti di Jakarta Barat, 2 Orang Kena Bacok

"Hari ini kita menggelar eksusi lahan di mana perkara tanah seluas 4 hektar penggugat Hj Hajrah kepada tergugat H Rumpa atas bidang tanah seluas kurang lebih 4 hektare," kata Panitra Pengadilan Negeri Pinrang, Patahuddin, Senin (29/7/2024).

Eksukusi lahan di Pinrang Ricuh
Eksukusi lahan di Pinrang Ricuh, Senin (29/7/2024). (SUDDIN SYAMSUDDIN)

Blokade jalan dan jembatan dilakukan warga, suasana tampak seperti sedang ada kerusuhan antarkelompok.

Warga membakar ban bekas di setiap jalan yang diblokirnya.

Berawal aksi saling dorong warga dan petugas hingga terjadi aksi pelemparan warga kepada petugas.

"Eksekusi tersebut surat perkara perdata Nomor: 9/Pdt.G//2017/PN.Pin, jo Putusan Pengadilan Tinggi Makassar Nomor : 210/Pdt/2018/PT Mks jo Mahkamah Agung RI Nomor: 1381/K/PDT.2019 yang telah berkekuatan hukum tetap dalam perkara antara Hj Hajrah sebagai penggugat melawan H Rumpa sebagai pihak tergugat," kata Patahuddin.

Setelah aksi saling dorong tejadi, petugas telah menguasai kondisi, prosesi eksekusi pun dilakukan 21 rumah dan satu posyandu dihancurkan menggunakak alat berat.

"Kami melakukan pengamanan untuk melaksanakan perintah undang-undang. Kami mengamakan warga agar kooperatif saat digelarnya eksekusi," kata Kapolres Pinrang, AKBP Andiko Wicaksono.

Danyon Brimob Batalion B Polda Sulsel, Kompol Ramli l, yang juga turut mengamankan eksekusi terkena lemparan batu.

"Kaki saya terkena lemparan batu saat kericuhan terjadi, hingga mendapat perawatan," kata Ramli.

Dalam eksekusi itu, selain polisi, sejumlah warga desa juga dilaporkan terluka.

Sejumlah warga yang dinilai memprovokasi warga desa lainya diamankan polisi. (*)

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Eksekusi Lahan di Pinrang Ricuh, Komandan Brimob Kena Lempar Batu"

Baca juga: Detik-detik Bentrokan Antara Brimob vs Polisi di Kota Tual, Terdengar Suara Tembakan

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved