Minggu, 26 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Pekalongan

Tragis! Bayi 2 Bulan di Pekalongan Tewas Dibunuh Ayah Kandungnya, Ini Kronologinya

Bayi 2 bulan di Pekalongan diduga tewas dibunuh oleh ayah kandungnya. Luka memar ditemukan di leher dan punggung korban.

Tribun Jateng/Budi Susanto
Bayi 2 bulan di Pekalongan diduga tewas dibunuh oleh ayah kandungnya. Luka memar ditemukan di leher dan punggung korban. 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Bayi berusia dua bulan berinisial MZA diduga tewas dibunuh oleh ayah kandungnya sendiri, NF (27), di Desa Mejasem, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan, pada Rabu (21/8/2024).

Kejadian tragis ini terjadi sekitar pukul 10.00 WIB, saat ibu dan nenek korban pergi menghadiri acara kondangan di tetangga mereka, meninggalkan MZA bersama ayahnya di rumah.

Sekretaris Desa Mejasem, Kamal Yusuf, menjelaskan bahwa ketika ibu korban pulang, ia langsung merasa curiga karena tidak mendengar suara anaknya.

Baca juga: Innova Berisi Bayi Terjun ke Sungai, Sopir Diduga Ngantuk hingga Hilang Kendali

Saat memeriksa ke kamar, ia menemukan MZA dalam kondisi lemas.

 "Setelah dicek ke kamar, anaknya sudah lemas," kata Kamal Yusuf kepada Tribunjateng.com.

Kronologi Kejadian

Menurut Kamal, setelah ibu korban menemukan MZA, ia sempat bertemu dengan NF, yang terlihat panik dan langsung berlari keluar rumah dengan alasan ingin membeli plastik.

NF dikenal sebagai penjual tempe di Comal.

Ibu korban yang panik segera membawa MZA ke Puskesmas Sragi 1.

Hasil pemeriksaan di Puskesmas Sragi 1 menunjukkan bahwa bayi MZA mengalami luka di leher, perut, dan punggung, dengan beberapa memar yang mencurigakan.

Tim medis kemudian mengonfirmasi bahwa bayi laki-laki tersebut telah meninggal dunia.

Penyelidikan dan Tindak Lanjut

Kejadian ini mengejutkan warga sekitar, dan pihak berwenang segera mengambil langkah untuk menyelidiki kasus ini lebih lanjut.

Polisi akan memeriksa NF, yang diduga sebagai pelaku utama dalam kejadian tragis ini, serta memeriksa saksi-saksi lainnya untuk mendapatkan gambaran lengkap mengenai peristiwa tersebut.

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved