Selasa, 14 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Megawati Tegur Ahok: "Jangan Banyak Bicara, Ikuti Perintah Ketua Umum"

Megawati Soekarnoputri minta Ahok tak banyak bicara di publik. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu bahkan dilarang melayani wawancara media.

TRIBUNNEWS
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Megawati Soekarnoputri minta Ahok tak banyak bicara di publik. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu bahkan dilarang melayani wawancara media. 

TRIBUNJATENG.COM - Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri meminta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok untuk tidak banyak bicara di publik.

Pernyataan ini disampaikan Megawati saat mengumumkan enam calon kepala daerah tingkat provinsi di Kantor DPP PDI-P pada Senin (26/8/2024) siang.

Ahok, yang juga menjabat sebagai Ketua DPP PDI-P, hadir dalam acara tersebut dan mendengarkan langsung pidato Megawati.

Megawati menyatakan bahwa rakyat Indonesia kini sudah pintar dan tak bisa dibodohi.

"Saya pernah bilang ke Ahok, dan tadi saya ingatkan lagi, 'Pak Ahok, mulut itu perlu diselotip toh?' Karena senangnya nyerocos saja," ujar Megawati.

Setelah itu, Megawati meminta Ahok untuk tidak melayani jumpa pers usai acara.

"Saya bilang di luar banyak media, jangan mau diwawancara ya. Jadi nanti enggak usah, karena perintah ketum enggak boleh," tegas Megawati.

Menurut Megawati, instruksinya kepada Ahok disampaikan dalam konteks bercanda.

Ia mengaku senang menggoda Ahok, meskipun tetap serius dalam menyampaikan pandangannya tentang situasi rakyat yang semakin pintar.

Megawati juga menyoroti keputusan Mahkamah Konstitusi yang menurutnya menunjukkan bahwa para hakim masih memiliki nurani dan keberanian.

"Rakyat sekarang sudah ngerti, terutama setelah melihat hakim MK yang ternyata masih punya nurani. Saya tidak bisa bayangkan kalau hukum dimainkan, padahal ada hierarki yang harus diikuti," kata Megawati.

Baca juga: Megawati Sampai Balur Tangan dengan Koyok Setiap Malam! Tanda Tangani Banyak Rekomendasi Cagub PDIP

sumber: kompas.com

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved