Berita Blora
Curhatan Petani di Blora Soal Anak Muda yang Tidak Melirik Profesi di Sektor Pertanian
Minat anak muda di sektor pertanian kini tengah menjadi sorotan. Pasalnya, anak muda saat ini dinilai banyak yang tidak tertarik bekerja di sektor p
Penulis: M Iqbal Shukri | Editor: m nur huda
TRIBUNJATENG.COM, BLORA - Minat anak muda di sektor pertanian kini tengah menjadi sorotan.
Pasalnya, anak muda saat ini dinilai banyak yang tidak tertarik bekerja di sektor pertanian.
Itulah yang menjadi kekhawatiran salah seorang petani asal Desa Sukorejo, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora, Temok (71).
Di sela-sela saat tengah memanen jagung, Temok mengkhawatirkan masa depan pertanian Indonesia.
"Sekarang banyak anak muda jarang mau bertani, banyak yang milih bekerja di pabrik, saya mikir ke depan itu bagaimana ya, kalau yang petani yang tua-tua ini sudah tidak ada terus bagaimana," katanya, kepada Tribunjateng, Rabu (4/9/2024).
Lebih lanjut, menurutnya petani yang semakin tua, tenaganya tidak sekuat saat muda.
"Apalagi kalau sudah tua seperti ini, ya semakin tua usia, tenaganya sudah nggak kuat lagi kan," imbuhnya.
Temok juga menyampaikan bahwa petani merupakan soko guru bangsa. Oleh karena itu, pihaknya berpesan untuk siapapun tidak meremehkan profesi petani.
"Kalau dulu kan petani itu soko guru bangsa, jadi jangan meremehkan petani, kalau petani diremehkan pegawai-pegawai itu mau makan apa, harusnya ya petani-petani seperti ini diperhatikan," paparnya.
Sementara itu, berdasarkan data BPS Blora, pada 2022 jumlah masyarakat Blora yang bekerja di sektor pertanian sebanyak 43,65 persen.
Sementara pada 2023, jumlah masyarakat Blora yang bekerja di sektor pertanian berjumlah 43,52 persen. Artinya terjadi penurunan sekira 0,13 persen.
Menurut Statistisi Madya BPS Blora, Suparman, pertanian menjadi salah satu sektor yang kurang diminati. Karena dinilai tidak menjanjikan.
"Seseorang lebih senang bekerja menjadi buruh di perusahaan daripada menjadi buruh di bidang pertanian, karena tidak menjanjikan," jelasnya.(Iqs)
| 240 PPPK Tenaga Kesehatan Blora Ikuti Orientasi, Wabup Sri Setyorini Tekankan Layanan Proaktif |
|
|---|
| Nasib Sunoto, Kehilangan Kendaraan "Dinas" Usai Dipecat GRIB Jaya Buntut Video Minta Room Gratis |
|
|---|
| Bupati Blora Komitmen Perjuangkan Nasib Petani Tebu, Revitalisasi Pabrik Gula GMM Jadi Prioritas |
|
|---|
| Bupati Arief Dorong Alumni IPDN di Blora Jadi Inspirator dan Penggerak Pelayanan Publik |
|
|---|
| BREAKING NEWS: Kebakaran Terjadi saat Pindahkan BBM di Dapur, Warga Blora Alami Luka Bakar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Petani-asal-Desa-Sukorejo-Kecamatan-Tunjungan-Kabupaten-Blora.jpg)