Rabu, 3 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kecelakaan

Pemotor Bonceng 3 Terjerat Kabel Wifi hingga Jatuh ke Selokan, 1 Tak Terselamatkan

Sebelum terjatuh hingga tewas, korban lebih dulu terjerat kabel fiber optic Wifi yang menjuntai di aspal jalan.

Tayang:
TribunBatam.id via Kompas.com
Ilustrasi kecelakaan lalu lintas 

TRIBUNJATENG.COM, TULUNGAGUNG - Seorang warga Desa Kendalbulur meninggal dunia setelah terjatuh ke selokan di Kelurahan Kutoanyar, Kecamatan Tulungagung, Minggu (7/9/2024) sekitar pukul 03.00 WIB.

Korban berinisial IA.

Sebelum terjatuh, korban lebih dulu terjerat kabel fiber optic Wifi yang menjuntai di aspal jalan.

Baca juga: Truk Garam Hancur Tertabrak Kereta Api di Ngawi, Sopir Asal Demak Tewas

Saat kecelakaan, korban mengendarai motor bersama dua rekannya.

motor masuk selokan usai terjerat kabel wifi
Sepeda motor korban yang masuk selokan usai terjerat kabel wifi, dievakuasi dengan bantuan katrol dari mobil derek.

“Saat kejadian ada 2 temannya yang juga di selokan, tapi mereka selamat.

Jadi kemungkinan berboncengan tiga," kata Firmansyah, warga sekitar.

Menurut keterangan salah satu korban selamat, mereka bonceng tiga dan melaju dari arah selatan.

Namun sebelum tikungan jam, ada seutas kabel WIFI yang menjuntai.

Karena kondisi masih gelap, korban tidak bisa melihatnya sehingga lehernya terjerat kabel itu.

“Menurut temannya, korban panik sehingga tidak bisa menguasai motornya, lalu jatuh ke selokan hingga motornya masuk gorong-gorong,” sambung Firmansyah.

IA meninggal dunia di lokasi kejadian, dan dua temannya sempat menunggui jasad korban di selokan yang memiliki kedalaman tiga meter.

Mereka sempat mengambil sebuah banner yang ada di motor untuk menutup tubuh AI.

Korban kemudian dievakuasi petugas Instalasi Kedokteran Forensik dan Medikolegal (IKF) RSUD dr Iskak.

Sementara petugas petugas dari Satlantas Polres Tulungagung kesulitan mengevakuasi kendaraan korban karena selokan ini dalamnya lebih dari 3 meter.

“Tadi polisi sampai mendatangkan mobil derek karena motornya kan besar.

Terus diangkat pakai katrol,” tutur Firmansyah.

Ia mengatakan kecelakaan masuk selokan di tikungan Pinka Kutoanyar sudah sering terjadi.

Sebelumnya pada Jumat (30/8/2024) seorang pemotor juga terjatuh di lokasi yang sama.

Namun saat itu korban hanya luka ringan dan bisa keluar dari selokan berlumpur ini dengan bantuan tanga.

Posisi selokan ini hanya berjarak sekitar 50 cm dari badan jalan yang menikung tajam.

Kondisi medan ini yang diduga kerap membuat orang jatuh, terutama yang kurang konsentrasi atau yang tidak menguasai jalan.

Kasat Lantas Polres Tulungagung, AKP Taufik Nabila, mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan penyebab kecelakaan ini.

Petugas di lapangan masih mengumpulkan data dan meminta keterangan para saksi.

“Korban jatuh bersama kendaraannya, kemudian mengalami luka parah di bagian kepala hingga meninggal dunia di lokasi kejadian,” jelas Taufik. (*)

 

Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul Terjerat Kabel Wifi, Pemotor di Tulungagung Jatuh ke Selokan, 1 Orang Meninggal

Baca juga: Mio Tabrakan dengan Dump Truk di Perempatan, 3 Pelajar Putri Dilarikan ke RS

 

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved