Berita Blora
Formasi Dokter Spesialis CPNS 2024 Nihil Pelamar, Dinkes Blora: Setiap Tahun Buka tapi Kosong Terus
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blora buka suara terkait nihilnya pelamar formasi dokter spesialis CPNS 2024
Penulis: M Iqbal Shukri | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, BLORA - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blora buka suara terkait nihilnya pelamar formasi dokter spesialis CPNS 2024, di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora.
Menurut Kepala Dinkes Blora, Edy Widayat, kesulitan mencari dokter spesialis memang terjadi setiap tahun.
"Kita itu setiap tahun buka lowongan dokter spesialis, kosong terus, nggak ada pelamar. Jadi nggak hanya tahun ini saja," katanya, kepada Tribunjateng, Senin (16/9/2024).
Lebih lanjut, menurut Edy, kesulitan mencari dokter spesialis juga dialami oleh beberapa kabupaten lain yang ada di Jawa Tengah.
"Tidak hanya di Blora, hampir semua di Jateng, seperti Brebes, Boyolali, itu sama, beberapa formasi spesialis kosong tidak ada pelamar," terangnya.
Bahkan, saking sulitnya mencari dokter spesialis, pihaknya menyebut telah berupaya berkunjung ke perguruan tinggi untuk mencari dokter spesialis.
"Kita juga sudah upaya ke perguruan tinggi, setiap ada wisuda spesialis kita cari, ternyata mereka-mereka itulah sudah kontrak. Jadi dokter spesialis ini terbatas banget," jelasnya.
Menurut Edy, ada beberapa faktor yang mempengaruhi jumlah dokter spesialis terbatas.
"Masuk spesialis itu sudah susahnya minta ampun, pendidikannya juga lama. Jadi kalau diibaratkan barang, itu langkanya minta ampun. Tetapi kita berencana akan buka lagi tahun depan, karena dokter spesialis ini penting untuk kebutuhan di rumah sakit yang ada di Blora ini," paparnya.
Sebelumnya diberitakan, masih ada beberapa formasi lowongan CPNS 2024, di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora yang nihil pelamar, hingga penutupan pendaftaran, Selasa (10/9/2024) pukul 23.59.
Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi Kepegawaian, BKD Blora, Achmad Toha, menyebut jumlah pelamar CPNS 2024 di lingkungan Pemkab Blora, ada ribuan pelamar yang telah submit.
"Sampai penutupan pendaftaran, saya cek pelamar yang submit berjumlah 3.517 orang," katanya, kepada Tribunjateng, Kamis (12/9/2024).
Lebih lanjut, Toha menjelaskan dari total pelamar yang submit tersebut, rinciannya adalah 1.957 pelamar tenaga teknis dan tenaga kesehatan ada 1.560 pelamar.
Kendati demikian, Toha menyebut masih ada beberapa formasi yang nihil pelamar.
"Formasi paling banyak pelamar, yaitu bidan terampil di RSUD Randublatung berjumlah 446 pelamar dari 8 formasi yang dibutuhkan,"
"Formasi kosong ada 17 formasi, terdiri atas dokter spesialis 7 formasi, dokter umum 4 formasi, dokter gigi 1 formasi, penata laksana barang 3 formasi. Semua formasi umum, bukan cumlaude dan bukan disabilitas. Dan instruktur untuk formasi disabilitas itu ada 2 formasi yang nihil pelamar," jelasnya.
Toha meminta para pelamar yang sudah submit untuk menunggu pengumuman hasil seleksi administrasi.
"Tunggu saja ya, kita kan sedang verifikasi administrasi, jadi saya minta para pelamar untuk menunggu pengumuman seleksi administrasi dari kita," terangnya.
Berdasarkan jadwal, seleksi administrasi CPNS 2024 bakal diumumkan pada tanggal 14-19 September 2024. Pelamar bisa mengeceknya di laman https://sscasn.bkn.go.id.
Toha menyampaikan, setelah menerima pengumuman hasil seleksi administrasi, bagi pelamar yang dinyatakan tidak lolos seleksi, diberikan kesempatan untuk menyanggah.
"Masa sanggah itu jadwalnya 20 September 2024 sampai 22 September 2024," jelasnya.
Sebagai informasi, rekrutmen CPNS 2024, di lingkungan Pemkab Blora ada 208 formasi yang dibutuhkan.
Dari 208 formasi itu, terdiri atas 128 formasi untuk tenaga kesehatan, dan 80 formasi untuk tenaga teknis.(Iqs)
| Kabar Duka, Jamaah Haji Asal Blora Meninggal, Sempat Alami Sesak Napas di Bandara KNO Medan |
|
|---|
| Polisi Ringkus Terduga Pengeroyokan di Cepu Blora, 2 Masih Buron, Barang Bukti Celurit Ikut Disita |
|
|---|
| Terkendala Anggaran, 19 Perlintasan Kereta di Blora Belum Ada Palang Pintu, 1 Titik Butuh 200 Juta |
|
|---|
| Nasib 2 Kepala Puskesmas Selingkuh di Blora, Dijatuhi Sanksi Penurunan Pangkat Selama 1 Tahun |
|
|---|
| 19 Perlintasan Kereta di Blora Belum Berpalang Pintu dan Tanpa Penjaga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Kepala-Dinas-Kesehatan-Dinkes-Blora-Edy-WidayatIqbalTribunjateng.jpg)