Berita Semarang
Unnes Beri Pelatihan Ecopreneurship untuk Start-up Sablon dan Apparel di Semarang
Tim pengabdian dari Universitas Negeri Semarang (UNNES) baru-baru ini melaksanakan pelatihan ecopreneurship bagi pelaku
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Tim pengabdian dari Universitas Negeri Semarang (UNNES) baru-baru ini melaksanakan pelatihan ecopreneurship bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sablon di Semarang.
Pelatihan ini bertujuan untuk membantu pelaku usaha, khususnya start-up seperti Fairuz Collection, dalam mengadopsi desain ramah lingkungan.
Program ini diawali dengan tahap orientasi yang mencakup kegiatan sosialisasi, pemetaan mitra, Focus Group Discussion (FGD), serta koordinasi untuk memastikan kelancaran pelaksanaan kegiatan.
Dipimpin oleh Dr. Eko Sugiarto, M.Pd., dan melibatkan sejumlah mahasiswa UNNES, pelatihan ini mencakup serangkaian topik mengenai eco-design, yang dirancang untuk mengurangi dampak lingkungan dari proses produksi.
"Tahap awal pelatihan dilaksanakan pada 2 Agustus 2024, dengan fokus pada desain produk yang ramah lingkungan," kata Eko Sugiarto, kemarin.
Karyawan Fairuz Collection belajar menggunakan bahan-bahan berkelanjutan dan inovatif dalam menciptakan produk apparel yang tidak hanya menarik secara estetika, tetapi juga bertanggung jawab terhadap lingkungan.
Pelatihan berlanjut pada 15 Agustus 2024 dengan topik desain kemasan eco-friendly.
Dalam sesi ini, para peserta dikenalkan pada berbagai teknik desain kemasan yang mengurangi limbah dan memanfaatkan bahan daur ulang.
Inisiatif ini mendapat sambutan antusias dari karyawan yang mengajukan berbagai ide kreatif untuk diterapkan dalam pengembangan kemasan produk mereka.
Pada bulan Oktober mendatang, sesi pelatihan akan berfokus pada strategi pemasaran untuk produk-produk ramah lingkungan.
Pelatihan ini diharapkan dapat memperkuat posisi Fairuz Collection di pasar yang semakin peduli terhadap isu-isu lingkungan.
Dengan pemasaran yang tepat, Fairuz Collection berpotensi menjadi pionir dalam industri apparel eco-friendly di Semarang.
Aziz Masum, owner Fairuz Collection, bersama seluruh karyawan menyambut baik kegiatan ini.
Mereka melihat peluang besar dari penerapan konsep ramah lingkungan dalam bisnis mereka, sejalan dengan visi untuk menjadikan Fairuz Collection sebagai pelopor produk apparel ramah lingkungan di Semarang.
"Pelatihan ini memberikan inspirasi baru bagi tim untuk terus berinovasi dan mengembangkan bisnis secara berkelanjutan," pungkasnya.
| Relokasi Warga Terdampak Tanah Gerak Jangli Mengarah ke Rowosari, Pemerintah Cek Kesiapan Lahan |
|
|---|
| Keren! Pelajar SMAN 1 Kota Semarang Ciptakan Obat Diabetes dari Buah Gayam, Siap ke New York |
|
|---|
| Rizky Lihat Asap Hitam Pekat Keluar dari Bus Trans Jateng |
|
|---|
| BREAKING NEWS: Bus Trans Jateng Terbakar di S Parman Semarang |
|
|---|
| BPBD Jateng Kejar Pemkot Semarang Soal Relokasi Warga Sekip Jangli, Rencana Pindah ke Rowosari |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Pelatihan-ecopreneurship-bagi-pelaku-usaha-mikro-kecil-dan-menenga.jpg)