Minggu, 26 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Video

Video Pilkada Jateng, Andika Perkasa Sebut Gelombang PHK Jadi Salah Satu PR

Andika Perkasa sebut, gelombang PHK menjadi salah satu pekerja rumah baginya bersama Calon Wakil Gubernur Jawa Tengah, Hendrar Prihadi.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: Tim Video Editor

Berikut ini video Pilkada Jateng, Andika Perkasa sebut gelombang PHK jadi salah satu PR.

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Calon Gubernur Jawa Tengah, Andika Perkasa sebut, gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) menjadi salah satu pekerja rumah baginya bersama Calon Wakil Gubernur Jawa Tengah, Hendrar Prihadi.

Pernyataan ini disampaikan mantan Panglima TNI itu saat mengunjungi sebuah pabrik tekstil di Jalan Raya Solo-Sragen, Desa Jati, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar pada Kamis (3/10/2024).

Andika Perkasa didampingi sang istri tampak melihat langsung proses produksi serta menyapa para pekerja di pabrik tersebut.

Andika menyampaikan, industri khususnya tekstil merupakan sektor yang cukup signifikan penyumbang perekonomian di Jawa Tengah sebesar 7,4 persen. 

Akan tetapi, memang berjalannya waktu ada sejumlah permasalahan seperti adanya PHK.

"Ini salah satu PR (pekerjaan rumah) bagi kami supaya kami juga bisa bagaimana caranya mencarikan solusi apabila diberikan amanah," katanya melalui Tribunjateng.com, Kamis (3/10/2024).

Dia menerangkan, ada beberapa permasalahan yang dialami industri tekstil seperti masuknya bahan tekstil ilegal.

Di sisi lain, harga tekstil legal juga cukup kompetitif.

"Itu satu tantangan bagi industri lokal yang memang justru menyerap pekerja lokal."

"Harus ada solusinya."

"Kami sudah punya solusi yang akan kami gunakan untuk membantu masyarakat," terangnya.

Andika Perkasa menambahkan, ada beberapa program yang ditawarkan kepada masyarakat salah satunya mengurangi pengeluaran keluarga.

Lanjutnya, pengeluaran keluarga akan lebih sedikit dengan adanya program-program mulai dari pendidikan, kesehatan, dan transportasi.

"Intinya mengurangi agar spending (pengeluaran) mereka lebih kurang," tuturnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved