Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Timnas Indonesia

Duel Bahrain Vs Indonesia Penuh Kontroversi, Media Asing Soroti Tambahan Waktu yang Tidak Wajar

Duel Bahrain Vs Indonesia Penuh Kontroversi, Media Asing Soroti Tambahan Waktu yang Tidak Wajar

Penulis: Fachri Sakti Nugroho | Editor: galih permadi
Instagram
Duel Bahrain Vs Indonesia Penuh Kontroversi, Media Asing Soroti Tambahan Waktu yang Tidak Wajar 

Duel Bahrain Vs Indonesia Penuh Kontroversi, Media Asing Soroti Tambahan Waktu yang Tidak Wajar dari Wasit Ahmed Al Kaf

TRIBUNJATENG.COM - Timnas Indonesia harus menelan pil pahit usai ditahan imbang Bahrain dengan skor 2-2 dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, Kamis (10/10/2024).
 
Drama terjadi di penghujung pertandingan setelah wasit memberikan tambahan waktu yang kontroversial dan membuat Indonesia kehilangan tiga poin di depan mata.

Skuad Garuda tampil solid sepanjang pertandingan dan sempat unggul 2-1 berkat gol Ragnar Oratmangoen dan Rafael Struick. 

Keamanan Jebol! Suporter Tanpa Tiket Menerobos GBK Nonton Timnas Indonesia Vs Australia
Keamanan Jebol! Suporter Tanpa Tiket Menerobos GBK Nonton Timnas Indonesia Vs Australia (Tribunnews.com/Jeprima)

Baca juga: Pelatih Bahrain Tidak Tahu Malu! Dragan Talajic Sebut Timnya Bisa Menang Melawan Indonesia

Namun, pada masa injury time, Bahrain berhasil menyamakan kedudukan setelah wasit memberikan tambahan waktu yang dinilai tidak sesuai dengan kondisi pertandingan.

Keputusan wasit Ahmed Abu Bakar Al Kaf asal Oman ini pun menjadi sorotan media internasional, salah satunya Voetbal International. 

Media asal Belanda tersebut menyoroti tambahan waktu yang misterius dan merugikan Indonesia. 

"Pada menit kesembilan injury time, bagaimanapun, keadaan masih tidak menguntungkan Indonesia," tulis laporan Voetbal International.

Tambahan waktu yang kontroversial ini membuat para pemain Indonesia merasa dirugikan dan kecewa. 

Pasalnya, wasit awalnya hanya memberikan tambahan waktu enam menit, namun kemudian berubah menjadi sembilan menit tanpa alasan yang jelas.

"Wasit awalnya hanya menambah waktu enam menit. Namun berubah menjadi sembilan menit," tambah laporan Voetbal International.

Gol penyama kedudukan Bahrain di menit 90+9' membuat Indonesia kehilangan tiga poin yang sudah di depan mata.

Hasil ini tentu menjadi pukulan telak bagi skuad Garuda yang berambisi lolos ke putaran final Piala Dunia.

PSSI Kirim Surat Protes kepada FIFA terkait Dugaan Kecurangan Wasit Ahmed Al Kaf di Laga Indonesia Vs Bahrain

Sementara itu, PSSI akan mengajukan protes resmi kepada Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) dan Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) terkait kepemimpinan wasit pada pertandingan antara Timnas Indonesia dan Bahrain.

Anggota Komite Eksekutif PSSI, Arya Sinulingga, secara tegas menyampaikan ketidakpuasan tersebut. 

Wasit utama pertandingan, Ahmed Al Kaf asal Oman, dinilai telah melakukan sejumlah keputusan yang merugikan Timnas Indonesia.

Puncak kekecewaan terjadi pada penghujung pertandingan ketika wasit memberikan waktu tambahan yang tidak sesuai dengan regulasi.

Ahmed Al Kaf juga mengabaikan protes terhadap gol Bahrain yang diduga offside. 

Keputusan wasit ini memicu reaksi keras dari ofisial dan pemain Timnas Indonesia.

PSSI menilai bahwa kepemimpinan wasit tersebut tidak objektif dan cenderung menguntungkan salah satu tim. 

Oleh karena itu, PSSI akan meminta AFC dan FIFA untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja wasit Ahmed Abu Bakar Al Kaf.

"Kami sangat kecewa dengan kepemimpinan wasit."

"Dia seperti menambah waktu sampai Bahrain menciptakan gol," kata Arya Sinulingga, Jumat (11/10/2024).

Arya Sinulingga mengatakan dalam waktu dekat ini surat protes akan segera dikirim.

PSSI ingin AFC dan FIFA melihat kepemimpinan wasit Ahmed Abu Bakar Al Kaf.

Apalagi PSSI juga kaget bahwa di laga tersebut wasit yang bertugas berasal dari federasi sepak bola yang sama.

Bahrain dan Oman masih satu naungan di Federasi Sepak Bola Asia Barat (WAFF)

"Ya kami akan kirim surat protes," kata Arya Sinulingga.

Perlu diketahui, wasit memberikan tambahan waktu babak kedua selama enam menit.

Bahrain berhasil mencetak gol penyama kedudukan menjadi 2-2 lewat aksi Mohmed Marhoon pada menit ke-90+9. 

Gol pemain bernomer punggung 8 itu juga berbau offside.

Sayangnya, wasit Ahmed Abu Bakar Al Kaf tidak melakukan review VAR.

Para pemain Timnas Indonesia di bangku cadangan melakukan protes keras kepada wasit.

Hingga akhirnya Ketua Badan Tim Nasional, Sumardji, diganjar kartu merah.

Selepas gol itu, wasit Ahmed Abu Bakar Al Kaf langsung meniup peluit berakhirnya laga Timnas Indonesia Vs Bahrain.

Kedua tim harus puas bermain imbang 2-2 pada laga ketiga Grup C Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Nasional Bahrain, Riffa, Kamis (10/10/2024).

(*)

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved