Timnas Indonesia
Kronologi Sumardji Dikartu Merah Demi Lindungi Shin Tae-yong: Biarkan Saya Saja!
Kronologi Sumardji Dikartu Merah Demi Lindungi Shin Tae-yong: Biarkan Saya Saja!
Penulis: Fachri Sakti Nugroho | Editor: galih permadi
Kronologi Sumardji Dikartu Merah Demi Lindungi Shin Tae-yong: Biarkan Saya Saja!
TRIBUNJATENG.COM - Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, mendapat kartu merah karena dianggap melakukan protes terlalu keras pada laga Timnas Indonesia vs Bahrain.
Ternyata tindakan Sumardji dilakukan untuk melindungi Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong.
Diketahui, duel Timnas Indonesia vs Bahrain di Grup C Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia masih menjadi topik pembicaraan pecinta sepak bola.

Baca juga: Salaman dengan Erick Thohir! Kevin Diks Gabung Timnas Indonesia, Bela Garuda Lawan Jepang dan Arab
Pada laga tersebut, kepemimpinan wasit Ahmed Al Kaf dinilai berat sebelah mendukung tuan rumah Bahrain.
Hasilnya Timnas Indonesia gagal meraih kemenangan dan harus puas meraih hasil imbang.
Bermain di Stadion Nasional Bahrain, Riffa, duel Bahrain vs Timnas Indonesia berakhir dengan skor 2-2, Kamis (10/10/2024).
Pada laga tersebut, Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, juga mendapat kartu merah karena dianggap melakukan protes terlalu keras.
Namun ternyata ada cerita lain di balik kartu merah itu yang akan membuat suporter Timnas Indonesia semakin kesal dengan wasit pertandingan.
Diketahui, Timnas Indonesia seharusnya bisa meraih kemenangan dengan skor 2-1 atas Bahrain.
Sayangnya, kemenangan Timnas Indonesia seakan dirampok karena kepemimpinan wasit asal Oman, Ahmed Al Kaf.
Momen ini terjadi ketika wasit memberikan tambahan waktu sekitar enam menit pada babak kedua.
Jumlah waktu yang diberikan wasit itu ternyata lewat sampai menit ke-100.
Hal ini berujung gol dari Bahrain yang dicetak oleh Mohamed Mahroon pada menit ke-90+9.
Sontak, ofisial dan pemain Timnas Indonesia yang berada di bangku cadangan marah.
Dikutip dari BolaSport.com, Sumardji menceritakan suasana sebenarnya.
Mantan Kapolresta Sidoarjo itu langsung menyalakan stopwach di handphonenya ketika wasit memberikan tambahan waktu enam menit.
"Ya, jadi ceritanya begini."
"Ketika wasit memberikan tambahan waktu enam menit pada babak kedua, saya langsung menyalakan stopwatch di handphone."
"Ketika waktu sudah memasuki menit ke-96 lewat 30 detik, saya langsung bilang ke wasit keempat bahwa pertandingan selesai."
"Saya bilang finish, finish, finish," kata Sumardji, Sabtu (12/10/2024).
Wasit keempat yang bernama Qasim Matar Al Hatmi langsung memberikan tanggapannya kepada Sumardji.
Wasit asal Oman itu mengatakan bahwa masih ada waktu satu menit lagi.
Sumardji tidak tahu alasan utama wasit keempat itu memberikan tambahan waktu satu menit lagi.
Padahal, tambahan waktu enam menit sudah selesai dan tidak ada kejadian yang mengulur waktu di lapangan.
"Wasit keempat bilang ke kami, satu menit lagi."
"Lalu saya bilang oke," kata Sumardji.
Sumardji langsung melihat stopwatch lagi di handphonenya.
Ternyata waktunya sudah menunjukkan menit ke-97 lewat 30 detik.
Saat itu, tidak hanya Sumardji saja yang kesal.
Shin Tae-yong, ofisial, dan pemain Timnas Indonesia di bangku cadangan juga marah.
Sebab, waktunya sudah melebihi batas yang sudah diberikan wasit.
Sumardji bercerita bahwa Shin Tae-yong kesal karena pertandingan tidak usai juga.
"Saat itu coach Shin Tae-yong kesal dan maju ke wasit keempat untuk bilang waktunya sudah melebihi batas."
"Saya pun juga menyampaikan itu kepada wasit keempat," kata Sumardji.
Pertandingan ternyata tidak selesai-selesai juga hingga akhirnya Bahrain bisa mencetak gol.
Kata Sumardji, suasana di bangku pemain berubah dan melakukan protes keras kepada wasit keempat.
"Coach Shin Tae-yong saat itu terlihat sangat keras kepada wasit keempat."
"Melihat itu, saya langsung maju untuk mendahului dia melakukan protes kepada wasit karena biasanya ditakutkan dia mendapatkan kartu merah."
"Jadi biarkan saya saja yang melakukan protes keras kepada wasit," kata Sumardji.
Sumardji sangat kesal dengan kepemimpinan wasit Ahmed Al Kaf.
Sebab, ia menilai wasit berkepala plontos itu lebih menguntungkan Bahrain.
Sumardji pun terancam tidak bisa mendampingi Timnas Indonesia saat melawan China.
Duel tersebut merupakan laga keempat Grup C Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Qingdao Youth Football, Qingdao, Selasa (15/10/2024).
"Hingga akhirnya saya diberikan kartu merah," kata Sumardji.
(*)
Laga Timnas Indonesia vs Kuwait di FIFA Matchday Bulan September Batal, Ini Penyebabnya |
![]() |
---|
Sosok Pemain Naturalisasi Baru Timnas Indonesia, Posisi Striker Masih Berusia 20 Tahun |
![]() |
---|
Hasil Babak I Skor 2-0 Timnas Putri U-16 Indonesia Vs Malaysia Piala AFF, Jazlyn Selebrasi Siuuu! |
![]() |
---|
Hasil Akhir Skor 6-0 Timnas Putri U-16 Indonesia Vs Timor Leste Piala AFF, Diwarnai Gol Cantik! |
![]() |
---|
Hasil Babak I Skor 1-2 Timnas U-17 Indonesia Vs Mali Piala Kemerdekaan, Berkah Lemparan Jauh Fabio! |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.