Rabu, 15 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Video

Video UPDATE Identitas Rombongan Santri Bin Baz Jogja Kecelakaan di Tol Bawen Semarang

Sebuah mobil Elf berpelat DK7834AI mengalami kecelakaan tunggal hingga terguling dan menabrak pembatas tepi jalan.

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Berikut ini video UPDATE Identitas Rombongan Santri Bin Baz Jogja Kecelakaan di Tol Bawen Semarang Hendak Ikut MTQ.

 Kecelakaan terjadi di ruas Tol Bawen-Semarang, tepatnya KM432.600 jalur B, Kabupaten Semarang pada Jumat (18/10/2024) siang.

Sebuah mobil Elf berpelat DK7834AI mengalami kecelakaan tunggal hingga terguling dan menabrak pembatas tepi jalan.

Akibat kecelakaan tersebut, empat orang meninggal dunia.

Selain itu, terdapat 12 korban lain yang mengalami luka-luka.

Mobil tersebut berpenumpang total 25 orang, terdiri dari 23 siswa dari Pondok Pesantren Islamic Centre Bin Baz Bantul Yogyakarta, satu pendamping dan satu sopir.

Kapolres Semarang, AKBP Ike Yulianto W menjelaskan bahwa rombongan tersebut sedang dalam perjalanan ke Kota Semarang karena akan mengikuti kegiatan lomba MTQ pada Sabtu (19/10/2024).

“Rombongan dari salah satu pondok pesantren di Yogyakarta di mana Sabtu esok rencananya akan mengikuti lomba MTQ di Kota Semarang. Saat ini (kecelakaan) sudah dalam penanganan yang dipimpin langsung oleh Kasatlantas,” kata AKBP Ike.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Semarang, AKP Lingga Ramadhani menerangkan, kecelakaan itu bermula saat mobil Elf yang dikemudikan M Naufal, warga Yogyakarta tersebut mencoba menghindari kendaraan yang diduga mobil Innova di depannya.

"Menurut keterangan pengemudi dan penumpang, pengemudi mencoba menghindar mobil lain, info awal Innova dan nomornya tak diketahui.

Mobil Innova mengerem mendadak, sehingga pengemudi Elf membanting setir ke kiri (sebelumnya disampaikan ke kanan), terguling dan menabrak pagar pengaman jalan atau guardrail,” kata Kasatlantas.

Dia juga mengungkapkan, empat orang meninggal dunia di lokasi kejadian.

Empat korban itu terdiri tiga santri dan satu pengasuh pondok pesantren.

Ketiga santri yakni FZ (16) warga Kabupaten Grobogan, SH (16) warga Sambas Kalimantan Barat, dan AK (16) warga Bekasi, Jawa Barat.

Sementara seorang pengasuh pondok pesantren tersebut yaitu AF (18), warga Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Untuk 12 penumpang lainnya yang mengalami luka, kini tengah menjalani perawatan di RSUD dr. Gondo Suwarno Ungaran.

“Sedangkan pengemudi Elf sudah kami amankan di Satlantas Polres Semarang,” pungkas Kasatlantas. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved