Berita Video
Video Universitas Terbuka Semarang Luluskan 1.435 Wisudawan
Wisuda UT Semarang diikuti 1.435 wisudawan dari berbagai program studi yang tersebar di 13 kabupaten/kota mulai Kabupaten Blora hingga Pemalang.
Penulis: hermawan Endra | Editor: Tim Video Editor
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Berikut ini video Universitas Terbuka Semarang Luluskan 1.435 Wisudawan
Universitas Terbuka (UT) Semarang menggelar wisuda Periode II Tahun 2024 di Hotel Patra Jasa Semarang, Selasa (15/10/2024).
Wisuda kali ini diikuti sekira 1.435 wisudawan dari berbagai program studi yang tersebar di 13 kabupaten/kota mulai Kabupaten Blora hingga Pemalang.
Dengan mengusung tema “Ukir Masa Depan Berkualitas, Maju Mendunia Bersama UT”, Universitas Terbuka Semarang berkomitmen menghadirkan pendidikan tinggi berkualitas yang inklusi bagi semua orang.
Ini sesuai Permenristekdikti Nomor 62 Tahun 2016, setiap perguruan tinggi wajib melaksanakan sistem penjaminan mutu.
Sambutan Rektor UT Semarang yang diwakili oleh Dekan Fakultas Sains dan Teknologi, Dr Subekti Nurmawati memberikan ucapan selamat kepada para wisudawan.
Dia berpesan agar menjadi lulusan yang menjaga nama baik almamater UT.
“Tampilah percaya diri sebagai pribadi mandiri yang telah saudara buktikan selama belajar di UT."
"Jaga silahturahmi dengan menjadi anggota aktif dalam ikatan alumni UT,” ujarnya.
Dijelaskannya, UT terus menghadirkan layanan yang berkualitas dan terstandarisasi.
Pihaknya konsisten menjamin mutu pendidikan tingginya, mengingat penjaminan mutu adalah kewajiban yang diatur melalui sejumlah regulasi pemerintah.
Selain itu sebagai salah persyaratan dalam word class University dalam waktu dekat.
Menyadari pentingnya aspek mutu atau kualitas, sejak pertama beroperasi pada 1984, sebenarnya UT telah menerapkan penjaminan kualitas, khususnya dalam aspek pengembangan bahan ajar dan bahan ujian.
Namun demikian, sebagai sebuah sistem yang komprehensif dan terdokumentasi, penerapan penjaminan mutu baru dilakukan pada 2001.
Direktur UT Semarang, Drs Moh Muzammil mengatakan bahwa Indonesia merupakan negara kepulauan dimana saat ini masih ada kesenjangan kualitas pendidikan antar wilayah, terutama perkotaan dan terdepan serta terpencil.
Untukitu, pemerintah wajib hadir untuk membangun konektivitas antar pulau agar masalah kesenjangan pendidikan, khususnya pendidikan tinggi bisa teratasi.
Mengandalkan perguruan tinggi konvensional yang berbasis perkuliahan tatap muka tidak lah mungkin karena kendala sarana-prasarana, kendala jumlah dosen dan sebagainya.
Oleh karena itu, salah satu upaya untuk mengatasi masalah kesenjangan pendidikan tinggi di Indonesia, kehadiran UT sangatlah tepat.
“Sebagai bukti komitmen UT pada aspek kualitas, saat ini UT telah mendapatkan akreditas A dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT)."
"Dari aspek program studi, banyak sekali program studi yang sudah terakreditasi A atau Unggul antara lain Program Studi Manajemen, Akuntansi, Hukum, PGSD, PGPAUD, D3 Perpajakan, Perpustakaan, Magister Manajemen, Magister Pendidikan Dasar, dan sebagainya,” ujarnya.
Selain itu UT juga sudah mendapat pengakuan kualitas dari ICDE (International Council for Distance Education) dan AAOU (Asian Association of Open University).
Di sisi lain, bukti nyata kualitas UT adalah perolehan Rekor MURI sebagai perguruan tinggi yang alumninya paling banyak lulus seleksi CPNS.
“Semua mengetahui bahwa untuk lulus seleksi CPNS itu tidak mudah."
"Jika alumni UT terbanyak lolos seleksi CPNS tersebut, maka masyarakat mestinya tidak perlu ragu lagi pada kualitas UT,” demikian tambah Muzammil.
Ia menambahkan, menurut amanah UUD 1945, pendidikan yang layak adalah hak setiap warga Indonesia.
Oleh karena itu semua wajib memperjuangkan amanah UUD ini.
“Saya tidak ingin mendengar lagi ada warga Indonesia yang tidak bisa kuliah karena alasan ekonomi, alasan kendala geografis atau kendala waktu,” tambah Muzammil.
Secara nasional UT telah memiliki jumlah alumni sebanyak 1,6 juta. Khusus untuk wisauda UT Semarang ini diikuti oleh wisudawan dari 13 kabupaten/kota mulai dari Blora sampai Pemalang.
Dia berharap agar para wisudawan tetap belajar dan belajar karena dunia bergerak dinamis.
Perubahan tidak bisa diprediksi dan sangat cepat.
“Mahasiswa terus belajar dan belajar agar adaptif terhadap perubahan,” ujarnya.
Dijelaskannya, Pendaftaran UT akan segera dibuka pada 17 Oktober 2024, lulusan SMA tidak lolos seleksi nasional bisa mendaftar karena UT merupkan kampus negeri, dan terakreditasi A, bahkan sudah ada prodi terakreditasi internasional seperti manajemen, hukum dan akutansi.
“Indonesia untuk angka partisipasi perguruan tinggi relatif rendah, lebih rendah dibanding Malaysia dan Singapura, sehingga perlu didorong agar banyak lulusan perguruan tinggi untuk Indonesia,” pungkasnya. (*)
| Video Beberapa Hari Menghilang, Lansia Wonosobo Ditemukan Tak Bernyawa di Area Semak Belakang Rumah |
|
|---|
| Video Detik-detik Truk Hanyut Diterjang Banjir Sungai Bodri Kendal, Warga Tarik ke Pinggiran Kali |
|
|---|
| Video 2 Warga Ngilir jadi Korban Tawuran Gangster di Kendal |
|
|---|
| Video Alasan Jukir Liar Kepruk Rp40 Ribu Wisatawan Kota Lama Semarang: Lupa dan Kondisi Hujan |
|
|---|
| Video Tiga Jukir Liar Kepruk Parkir Rp40 Ribu Wisatawan Kota Lama Semarang Digiring ke Polsek |
|
|---|