Semarang
BLU Trans Semarang Cari Solusi Atasi Cumi-Cumi Darat
Badan Layanan Umum (BLU) Trans Semarang berupaya mencari solusi mengatasi armada Trans Semarang.
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Badan Layanan Umum (BLU) Trans Semarang berupaya mencari solusi mengatasi armada Trans Semarang yang dijuluki cumi-cumi darat karena mengeluarkan asap hitam pekat.
Kepala BLU Trans Semarang, Haris Setyo Yunanto menyampaikan, beberapa upaya telah dilakukan untuk meminimalkan asap hitam yang keluar armada Trans Semarang. Diantaranya dengan menggunakan konversi bahan bakar gas. Namun, masalah asap hitam tetap keluar mengingat armada Trans Semarang menggunakan mesin disel.
"Sudah ada beberapa upaya, tapi belum bisa mengurangi secara signifikan asap hitam yang keluar dari armada Trans Semarang," jelasnya, Selasa (5/11/2024).
Haris melanjutkan, Trans Semarang belum lama ini juga melakujan upaya lain di koridor II dengan menambag katalis. Namun, upaya tersebut belum mengatasi asap hitam secara signifikan.
Upaya lainnya, Trans Semarang juga bekerjasama dengan salah satu perusahaan oli mesin dengan menambahkan cairan ke bahan bakar.
"Ternyata cairan yang kami injek ke bahan bakar, tidak efektif mengurangi asap yang keluar hasil pembakaran," tambahnya.
Haris membeberkan, BLU berencana mengundang agen tunggal pemegang merek (ATPM) untuk melakukan sharing dan diskusi, khususnya Isuzu, Mitsubishi dan Hino yang digunakan sebagai armada Trans Semarang.
Trans Semarang akan menanyakan langsung ke ATPM terkait penggunaan bahan bakar yang tepat digunakan armada Trans Semarang.
"Nanti kami akan tanyakan, bahan bakar yang cocok apa, dan merk ini seharusnya digunakan di medan seperti apa, agar bisa menekan gas buang," ungkapnya.
Terkait peremajaan atau pergantian armada baru, pihaknya menunggu arahan dari Pemkot Semarang yang sedang melakukan komunikasi dengan pemerintah pusat. Pasalnya, pemerintah pusat memiliki rencana pembangunan dedicated line Trans Semarang mulai dari Simpang Jrakah sampai Pedurungan.
"Informasinya akan dibuatkan jalur khusus dan menggunakan bus elektrik. Harapan kami, tentu bisa dilaksanakan secepatnya. Kami masih menunggu arahan itu," ucapnya.
Sebelumnya Bus Trans Semarang yang dijuluki cumi-cumi darat sempat disinggung dalam debat perdana Pilwakot Semarang 2024, Jumat (1/11/2024).
Hal itu diawali adanya pernyataan panelis terkait rencana pengurangan emisi di Kota Semarang. Menjawab pertanyaan tersebut, Calon Wali Kota Semarang Nomor Urut 1, Agustina Iswar mengatakan, untuk mengurangi emisi salah satu upaya yakni memperluas layanan transportasi publik dan melakukan transisi energi.
"Pemkot membangun charging station. Kita melakukan sebisa mungkin transisi energi. Misalnya, beberapa tiang-tiang di Semarang akan kami gunakan tenaga surya," sebut Agustin.
Agustin - Iswar akan melakukan program bimbingan pelatihan para investor muda, melakukan lomba bagaimana mencari energi alternarif, dan mengembangkan energi terbarukan.
Menanggapi pernyataan paslon 01, Calon Wali Kota Semarang Nomor Urut 2, Yoyok Sukawi mengatakan, jika menambah transportasi publik dengan kondisi seperti saat ini, tentu akan menambah cumi-cumi darat atau Trans Semarang dengan asap yang pekat.
Sebelum menambah transportasi publik, pihaknya memiliki program perbaikan dan peremajaan Trans Semarang. Yoyok - Joss, kata dia, berkomitmen mengurangi emisi melalui program Semarang ijo royo-royo.
"Kami berdua punya program Semarang ijo royo-royo. Peremajaan Bus Trans Semarang supaya polusi hilang," katanya. (eyf)
| Rekayasa Arus Lalulintas saat Karnaval Paskah Kota Semarang, Jalan Pemuda Ditutup Sementara |
|
|---|
| Supriyatun 40 Tahun Berjualan Nasi di Semarang, Kini Naik Haji Usai Nabung Rp 10 Ribu Sehari |
|
|---|
| Kota Semarang akan Memulai Rangkaian Peringatan Hari Jadi ke-479 Melalui Launching |
|
|---|
| Musda HDII Jateng 2026, Penguatan Ekosistem Jadi Sorotan Utama |
|
|---|
| 65 Rumah di Gedawang Banyumanik Terdampak Puting Beliung, Pemkot Semarang Beri Bantuan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Bus-trans-semarang.jpg)