Rabu, 27 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Anggota TNI Terpapar Judol

4000 Anggota TNI Terpapar Judi Online, Danpuspom: Tak Ada yang Jadi Bandar

Sebanyak 4.000 prajurit TNI diketahui bermain judi online. ribuan TNI yang terpapar judol sudah dikenakan sanksi

Tayang:
Editor: Muhammad Olies
Tribunnews.com/Danang Triatmojo
Mayjen TNI Yusri Nuryanto ditanya wartawan soal adanya ribuan prajurit TNI yang terjerumus permainan judi online 

TRIBUNJATENG.COM- Sebanyak 4.000 prajurit TNI diketahui bermain judi online. Pihak TNI menyangkal jika alasan kesejahteraan prajurit menjadi faktor pemicu benteng negara itu terpapar judi online.

Adapun 4.000 prajurit TNI yang terlibat bermain judi online merupakan respons Puspom TNI atas data dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang sebelumnya menyebut 97.000 personel TNI/Polri terlibat judol. 

Ribuan prajurit TNI yang terlibat seluruhnya adalah pelaku, tak ada yang berperan sebagai bandar.

“(4.000 orang) Pelaku. Belum ada (jadi bandar judi online)," kata Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) TNI, Mayjen Yusri Nuryanto ditemui di Kantor Pusat Bea dan Cukai, Jakarta Timur, Kamis (14/11/2024).

Menurutnya ribuan anggota TNI terpapar judol sudah dikenakan sanksi mulai dari tindakan disiplin, hukuman ringan, hukuman berat hingga pidana.

Baca juga: Alasan Polisi Tak Menahan Selebgram Wonogiri Promosi Judi Online

Baca juga: Kesaksian Rofikar saat Sekelompok Oknum TNI Serang Kampungnya: Pintu Didobrak, Saya Diseret Dipukuli

Prajurit TNI yang masuk klaster hukuman pidana lantaran mereka memaksakan diri, bahkan menggunakan uang satuan untuk deposit di permainan judi online.

Lantas apa yang menjadi faktor ribuan prajurit TNI terjerumus permainan judi online?

Menurut yusri, faktor usia dan waktu senggang jadi dua alasan mereka bisa terjerumus judi online.

Usia prajurit yang masih muda ditambah dengan keseharian penggunaan gawai di waktu-waktu senggang membuat mereka rentan terpapar.

“Faktornya kita namanya TNI kan dengan usia seusia mereka ini yang hari-harinya memegang hp, sehingga mudah ini untuk mereka menggunakan dalam hal pada saat waktu-waktu luang,” ucapnya. 

Yusri menampik jika disebut faktor kesejahteraan yang menjadi alasan para prajurit bermain judi online.

Sebab kesejahteraan TNI saat ini sudah terbilang terpenuhi secara cukup baik.

“Kalau masalah kesejahteraan kita sudah Alhamdulillah, dalam arti untuk sekarang ini kesejahteraan prajurit Alhamdulillah sudah cukup baik,” ucapnya.

 

 

Artikel ini diolah dari Tribunnews.com 

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved