Selasa, 28 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Viral

Viral Pemuda di Rembang Tendang Polisi yang Bubarkan Tawuran, Kapolres: Terpengaruh Miras

Viral di media sosial aksi anggota Polres Rembang yang melerai tawuran di pantai yang terletak di Kecamatan Kragan.

|
Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: rival al manaf
istimewa
Tangkapan layar video viral pemuda yang menendang petugas kepolisian saat melerai tawuran di Pantai Kecamatan Kragan Rembang 

TRIBUNJATENG.COM, REMBANG - Viral di media sosial aksi anggota Polres Rembang yang melerai tawuran di pantai yang terletak di Kecamatan Kragan, Kabupaten Rembang.

Dalam video berdurasi 15 detik para petugas kepolisian melerai para pemuda yang sedang tawuran, bahkan juga terlihat seorang petugas polisi yang ditendang oleh seorang pemuda yang mengenakan jaket hitam.

Pemuda tersebut lari dan menendang petugas polisi dibagian punggung, usai menendang pemuda tersebut kemudian kabur.

Baca juga: 7 Cara Gampang Nonton Yandex Ru Browser Jepang, Video Viral Korea Blur Background Full Video

Baca juga: Viral Video Makanan Jualan Siswi MTs di Brebes Dibuang Ibu Kantin, Siswa Didenda Jika Jajan di Luar

Baca juga: INFOGRAFIS Jargon Polisi: No Viral No Hustice?

Kapolres Rembang, AKBP Suryadi mengatakan aksi tersebut terjadi saat sedekah laut dan terjadi bentrok antara pemuda.

"Anggota kami melerai dan malah anggota kami yang ditendang, kami libatkan tokoh masyarakat, diduga ada delapan orang. Tidak ada luka, cuman ditendang sampai jatuh," ujar Kapolres Rembang, Kamis (19/18/2024).

Saat ini, pihaknya sedang melakukan pemeriksaan terhadap tiga saksi yang terlibat dalam kejadian tersebut.

"Tiga orang sebagai saksi kami undang yang mengetahui kejadian itu. Kabar penendang yang menyerahkan diri ke Polres itu belum ya," jelasnya.

Kapolres Rembang menyebut ada beberapa orang yang ditengarai di bawah pengaruh alkohol, sehingga diduga kuat terjadinya tawuran di pantai tersebut.

"Dimungkinkan karena ada pengaruh miras, ada juga anak muda. Sebetulnya beberapa orang (yang ribut) bukan orang Kragan malah orang Sarang yang datang melihat sedekah laut," ujarnya.

Dirinya berencana akan memberikan pembinaan kepada para pemuda yang terlibat tawuran, untuk menyadarkan dan memberikan efek jera.

Pihaknya berpesan, kepada masyarakat Rembang khususnya remaja pada saat sedekah laut dalam rangka sukuran jangan dijadikan ajang untuk tawuran, seharusnya menjadi ajang untuk bersilaturahmi dan mempererat persaudaraan. (Rad)

 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved