Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

PSIS Semarang

Posisi Klasemen PSIS Usai Takluk 1-3 kepada Malut United di Stadion Jatidiri, Masih Tanpa Suporter

Impian PSIS Semarang menembus peringkat sepuluh besar klasemen Liga 1 sebelum jeda kompetisi buyar.

Editor: muslimah
TRIBUNJATENG/FRANCISKUS ARIEL SETIAPUTRA
Stadion Jatidiri Semarang siap menggelar pertandingan home PSIS Semarang pada lanjutan laga BRI Liga 1 2024/2025 pasca direnovasi oleh Kementrian PUPR 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Impian PSIS Semarang menembus peringkat sepuluh besar klasemen Liga 1 sebelum jeda kompetisi buyar.

Mahesa Jenar takluk dengan skor besar 1-3 dari tim tamu Malut United dalam laga lanjutan Liga 1 2024/2025 di Stadion Jatidiri, Semarang, Minggu (22/12) sore. 

Di klasemen, PSIS pun tetap bertahan pada posisi ke-13 dengan nilai 17.

Dengan hanya satu laga tersisa sebelum putaran pertama berakhir, mustahil PSIS melaju hingga sepuluh besar saat jeda.

Pada laga kemarin, dua dari tiga gol Malut United berawal dari blunder kiper PSIS, Adi Satryo.

Baca juga: Adu Gengsi PSIS Vs Malut United Dimenangkan Tim Tamu, Gilbert Agius: Saya Tetap Apresiasi Pemain

Tiga gol Malut dicetak oleh Darel Valentino pada menit ke-13, Diego Martinez (48'), dan Jorge Correa (90+5’). Satu-satunya gol hiburan PSIS dicetak oleh Wildan Ramdhani 80'.

Atas hasil minor itu, PSIS masih bercokol di urutan 17 klasemen sementara dengan 17 poin dari 16 laga. Adapun Malut United naik ke posisi 11 klasemen dan menoleksi 22 poin dari 16 laga.

Hasil ini juga membuat PSIS Semarang harus mengakui kehebatan klub yang diisi oleh banyak mantan penggawa Mahesa Jenar, seperti Redondo, Safrudin Tahar, Wahyu Prasetyo, Hari Nur Yulianto, hingga pelatih Imran Nahumarury.

Tampil di kandang lawan, Malut United langsung menekan pertahanan tim tuan rumah sejak awal. Tim tamu mencetak gol pertama, dengan memanfaatkan blunder kiper PSIS saat antisipasi tendangan penjuru. Blok dari Adi Satryo jatuh ke kaki Darel Valentino, yang langsung menceploskannya ke gawang.

Gol kedua juga berawal dari blunder Adi, saat mementahkan umpan silang Adriano Castanhera. Diego Martinez berhasil mengonversikannya menjadi gol kedua Malut, pada menit ke-48.

Satu-satunya gol PSIS lahid dari kombinasi pemain pengganti, Septian David dan Wildan Ramdhani. Pada menit ke-80, Wildan sukses memaksimalkan umpan mendatar Septian David dari sisi kiri dan melepas tembakan keras ke gawang tim tamu.

Pada masa injury time babak kedua, Malut United justru memperlebar keunggulan, saat tim tuan rumah keasyikan menyerang, melalui sebuah skema serangan balik. Jorge Correa yang tinggal sendirian di depan gawang tinggal menceploskan bola untuk menjadikan skor jadi 3-1 hingga akhir laga. 

Dalam laga tersebut PSIS masih belum mendapat dukungan dari suporter yang melakukan boikot.

Laga PSIS kontra Malut United hanya disaksikan 1.942 orang dari kapasitas stadion 24.000 penonton.

(*) 

 
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
35
Persebaya
16
11
4
1
22
11
11
37
2
35
Persib
15
10
5
0
28
11
17
35
3
35
Persija Jakarta
16
8
4
4
24
16
8
28
4
35
PSM Makasar
16
6
9
1
22
13
9
27
5
35
Borneo
16
7
5
4
23
11
12
26
6
35
Dewa United
16
6
7
3
29
17
12
25
7
35
Arema
16
7
4
5
25
20
5
25
8
35
Bali United
15
7
3
5
22
15
7
24
9
35
Persik
16
7
3
6
17
19
-2
24
10
35
Persita
16
7
3
6
14
16
-2
24
11
35
Malut United
16
5
7
4
19
18
1
22
12
35
PSBS Biak
16
7
1
8
22
25
-3
22
13
35
Psis Semarang
16
5
2
9
11
18
-7
17
14
35
Pss Sleman
16
4
3
9
16
19
-3
15
15
35
Barito Putera
16
2
5
9
14
29
-15
11
16
35
Persis
16
2
4
10
11
25
-14
10
17
35
Semen Padang
16
2
4
10
11
28
-17
10
18
35
Madura United
16
2
3
11
15
34
-19
9
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

 

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved