Rabu, 13 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Simbol Toleransi: GKMI Winong dan Masjid Al-Muqorrobin Harmonis Rayakan Kebersamaan Natal

Natal di GKMI Winong, Pati, jadi simbol toleransi. Harmoni dengan Masjid Al-Muqorrobin yang berhadapan, perayaan dilengkapi aksi bakti sosial.

Tayang:
Mazka Hauzan Naufal
Bangunan GKMI Winong dan Masjid Al-Muqorrobin di Gang 6 Jalan Kolonel Sunandar, Winong, Pati, yang saling berhadapan dan terhubung oleh kanopi yang sama. 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Gereja Kristen Muria Indonesia (GKMI) Winong, Pati, kembali menunjukkan semangat toleransi antarumat beragama dalam perayaan Natal 2024. Letaknya yang berhadapan langsung dengan Masjid Al-Muqorrobin menjadikan gereja dan masjid ini simbol persaudaraan yang harmonis.

Kedua tempat ibadah ini terhubung oleh sebuah kanopi yang menaungi jalan selebar lima meter, menjadi simbol kebersamaan umat Islam dan Kristen di Desa Winong, Kecamatan Pati. Selama bertahun-tahun, kedua komunitas ini telah menjalin harmoni melalui kompromi-kompromi untuk kenyamanan beribadah bersama.

Misalnya, pelataran gereja selalu terbuka untuk jemaah masjid saat salat id, sementara pelataran masjid digunakan sebagai area parkir jemaat gereja saat prosesi ibadah. Ketika hari raya keagamaan bertepatan, seperti Idulfitri dan Minggu Paskah, kedua belah pihak melakukan penyesuaian agar tidak mengganggu ibadah masing-masing.

Pesan Sukacita Natal
Pendeta GKMI Winong, Didik Hartono, menyampaikan khotbah Natal bertema "Sumringah, Sujud Syukur Mring Gusti Allah," yang menekankan pentingnya berbagi sukacita dan menjadi berkat bagi masyarakat.

"Natal bukan hanya untuk orang Kristen. Tuhan datang untuk semua umat manusia. Maka kita harus hadir di tengah masyarakat dengan semangat yang sama, saling mengasihi," ujar Didik.

Harmoni Toleransi
Tokoh Islam setempat, Rachmanudin, turut hadir dalam perayaan ini sebagai bentuk toleransi. "Ini bukan penyimpangan, melainkan wujud toleransi. Toleransi adalah seperti taman dengan bunga beraneka warna, yang indah dalam kebersamaan," katanya.

Setelah ibadah, GKMI Winong juga mengadakan bakti sosial, membagikan puluhan paket sembako untuk masyarakat sekitar, termasuk jemaah masjid, tukang gali kubur, dan petugas kebersihan.

Simbol Toleransi di Tengah Perbedaan
"Kanopi yang menyatukan GKMI dan Masjid Al-Muqorrobin adalah simbol bagaimana umat harus hidup bersatu di tengah perbedaan," kata Didik.

Natal di GKMI Winong bukan hanya perayaan iman, tetapi juga momen memperkuat harmoni antarumat beragama di Desa Winong, Pati. Toleransi yang ditunjukkan menjadi bukti nyata kebersamaan dalam Bhinneka Tunggal Ika.

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved