Rabu, 3 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Tahun Baru 2025

Sejumlah Warga Memilih Berziarah Ke Makam Ulama saat Pergantian Tahun

Pada awal tahun 2025 ini sebagian masyarakat melakukan ibadah atau ritual khusus untuk menyambut datangnya tahun.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: rival al manaf

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pada awal tahun 2025 ini sebagian masyarakat melakukan ibadah atau ritual khusus untuk menyambut datangnya tahun. 

Seperti halnya melakukan ziarah ke makam-makam alim ulama yang dipercayai memiliki mempunyai sisi magis sehingga cocok untuk memanjatkan doa.


Satu diantaranya yakni makam yang diyakini bersemayam Syeh Maulana Jumadil Kubro yang terletak di jalan Pantura Semarang-Demak, mulai pagi hari mulai didatangi para ziarah.


Seperti halnya Nurul Hidayah, warga Semarang yang datang bersama suami dan anaknya untuk berziarah ke makam-makam.


Dia berencana usai dari makam Syeh Maulana Jumadil Kubro akan melanjutkan perjalanan menuju makam Sunan Kalijaga di Kabupaten Demak.


"Harapannya supaya di tahun depan lebih bagus lagi, selain itu untuk mendekatkan diri ke Allah SWT melalui berziarah agar nantinya menjalani tahun ini penuh semangat," ujarnya, Rabu (1/1/2025).


Nurul Hidayah mengatakan semasa libur panjang ini, memanfaatkannya untuk wisata religi, hal itu sudah menjadi kebiasaanya dirinya dan keluarga untuk mendatangi makam-makam alim ulama.


Selain Nurul Hidayah, peziarah lainnya yakni Bambang mengatakan wisata religi ini juga menjadi penting untuk mengajarkan sejarah perkembangan Islam di Jawa kepada anaknya.


"Tujuannya ya berziarah, ke makam-makam para ulama sama anak untuk memperkenalkan kepada anak. Memang pas lagi libur saya bersama keluarga sering untuk berziarah, sekaligus memperkenalkan sejarah (Islam) kepada anak," katanya.


Sementara itu, Afwan juru kunci makam Syeh Maulana Jumadil Kubro mengatakan sedikitnya sekitar seribuan orang berziarah ke makam Syeh Maulana Jumadil Kubro.


"Saat ini belum begitu ramai, ramainya dibulan Rajab. Tiap tahun baru itu ada, ya seperti ini dari pagi tadi sudah ada, mereka datang berziarah dan memanjatkan doa," ujarnya.


Afwan menambahkan para peziarah biasanya berdatangan dari Jawa-Madura. Mulai dari Jawa Barat, Tengah, Timur dan Madura.


"Pagi tadi ada yang dari Bandung dan Bogor yang datang. Paling banyak memang warga lokal sini, orang Semarang yang hadir," tuturnya. (Rad)

 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved