Berita Pati
Stok Darah PMI Pati Menipis, Masyarakat Diimbau Donorkan Darah
Stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pati menipis pada Januari 2025 ini.
Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, PATI - Stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pati menipis pada Januari 2025 ini.
Penyebabnya, permintaan darah dari rumah sakit melonjak sedangkan kegiatan donor darah kurang memadai.
Humas Unit Donor Darah PMI Pati Safaati mengungkapkan, peningkatan permintaan darah sudah terjadi sejak Oktober 2024.
Namun, lonjakan drastis terjadi pada Desember.
"Mulai Desember hingga saat ini, permintaan darah per hari mencapai 50 sampai 60 kantong/ampul darah. Hari biasa maksimal hanya 40-an kantong," ujar dia.
Stok darah menipis lantaran sejumlah instansi menunda kegiatan donor darah yang sedianya dijadwalkan pada Desember.
"Instansi-instansi, kan, akhir tahun biasanya banyak kegiatan, jadinya kegiatan donor darah yang tadinya dijadwalkan Desember terpaksa diundur. Sementara permintaan darah setiap bulan meningkat atau tidak memang susah untuk diprediksi," jelas Safaati, Selasa (7/1/2025).
Demi menyiasati persoalan ini, PMI Pati pun memberlakukan sistem tukar atau sistem saling bantu.
Pasien yang membutuhkan darah diminta mengajak kerabat atau rekannya untuk donor darah sebagai pengganti agar persediaan darah terjaga.
Per Senin (6/1/2025), stok darah di PMI Pati untuk golongan darah A tersedia sebanyak 9 kantong, B sebanyak 9 kantong, O sebanyak 8 kantong, dan AB sebanyak 2 kantong.
"Dengan kondisi demikian, ayo masyarakat agar sadar untuk donor darah. Karena donor darah itu dari masyarakat untuk masyarakat," tandas dia.
Ina, pendonor asal Juwana, merasa tergerak untuk mendonorkan darahnya ketika mengetahui bahwa PMI Pati sedang mengalami krisis stok darah.
"Mumpung sehat, ayo kita donor darah. Karena setetes darah kita bisa bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan," kata dia. (mzk)
| Senyum Suparno Warga Juwana Pati, Motor Hilang saat Salat Subuh Ditemukan di Semak-semak |
|
|---|
| Ditinggal Bekerja, Rumah di Pati Ludes Terbakar: Uang Tunai hingga Sound System Jadi Arang |
|
|---|
| Tinggal Terpisah Anak Istri, Tukang Bangunan Ditemukan Tewas Dalam Rumahnya di Pati |
|
|---|
| Alasan Pemkab Pati Belum Terapkan WFH, Chandra: Kami Fokus Kejar PAD |
|
|---|
| Sidang Perkara "Tongtek Maut" di Pati Ricuh, Keluarga Korban Lempar Sandal ke Mobil Tahanan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Ina-warga-Juwana-mendonorkan-darah-di-Kantor-Palang-Mer.jpg)