Jumat, 24 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Terungkap! Alasan 5 Makam Diduga Palsu Dibongkar di Ngawi, Ternyata Hanya Mitos

Lima makam diduga palsu dibongkar warga yang mengatasnamakan Perjuangan Wali Songo Indonesia (PWI) pada Minggu (12/1/2025) pagi.

Editor: raka f pujangga
surya/Febrianto Ramadani (Febrianto)
Suasana pembongkaran 5 makam Wali Lima yang dianggap palsu dilakukan Perjuangan Wali Songo Indonesia (PWI), Desa Guyung, Kecamatan Gerih, Kabupaten Ngawi, Minggu pagi (12/1/2025). 

TRIBUNJATENG.COM, NGAWI - Lima makam diduga palsu dibongkar warga yang mengatasnamakan Perjuangan Wali Songo Indonesia (PWI) pada Minggu (12/1/2025) pagi.

Selama ini makam yang disebut wali lima itu diduga palsu.

Lima makam tersebut berlokasi di Desa Guyung, Kecamatan Gerih, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.

Baca juga: Rektor UMP Ikuti Kunjungan Menteri PU ke Makam Kakek Prabowo

Banyak warga dan sejumlah peziarah dari berbagai daerah mendatangi makan diduga palsu tersebut.

Menurut warga setempat, Sunarsih, makam tersebut sengaja dibuat oleh seorang kiai sekaligus tokoh masyarakat di samping mushala pada tahun 2009.

Makam tersebut, lanjut Sunarsih, diklaim sebagai peninggalan leluhur di daerah tersebut. Tak jarang sejumlah orang dari luar daerah datang untuk berziarah ke makam tersebut.

“Banyak peziarah dari luar daerah berziarah wali setiap Jumat Pahing. Rutinan di situ, percaya tidak percaya, makam sudah ada kalau sudah dari sananya,” ujarnya.

Pembongkaran makam mendapat pengawalan ketat dari petugas TNI dan Polri. Warga setempat hanya melihat, dan tidak bisa berbuat banyak.

Ketua RT setempat, Agus Supriyanto menuturkan, sejak 15 tahun terakhir banyak peziarah dari luar daerah.

Sebelum dibangun makam, lahan milik Arifin (40) warga setempat itu semula adalah tempat pembuatan batu bata. “Kalau dibongkar ya rela aja, dulu tempat itu untuk mencetak batu bata,” pungkasnya.

Baca juga: Kunjungan di Makam Sunan Muria Melonjak 2 Kali Lipat di Awal 2025, Tembus 7 ribu Pengunjung Perhari

Sementara Ketua Harian PWI, Budi Cahyono mengungkapkan, makam wali lima itu dibongkar karena dianggap palsu dan menyesatkan budaya.

Dengan menggunakan alat seadanya, mereka membongkar paksa kelima makam itu hanya dalam 30 menit. Dan setiap makam sepanjang masing-masing 2 meter itu, sudah rata tanah.

“Makam itu yang jelas palsu tidak ada jasadnya karena yang membangun juga gurunya. Makanya kita bongkar agar tidak menyesatkan sejarah. Pembongkaran makam dilakukan melalui serangkaian pertemuan antara PWI dan warga setempat,” tandasnya. (*)

 

Artikel ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul PWI Ngawi Bongkar Lima Makam Diduga Palsu, 15 Tahun Diklaim Dari Wali Lima Dan Dianggap Menyesatkan

Sumber: Surya
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved