Rabu, 29 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

kominfo kota pekalongan

DLH Kota Pekalongan Terus Upayakan Penambahan Ruang Terbuka Hijau

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pekalongan, terus berkomitmen untuk meningkatkan luas ruang terbuka hijau (RTH).

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: raka f pujangga
Dok Kominfo Kota Pekalongan
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pekalongan, saat mencatat ruang terbuka hijau (RTH). 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pekalongan, terus berkomitmen untuk meningkatkan luas ruang terbuka hijau (RTH) demi menciptakan lingkungan yang lebih asri dan mendukung keberlanjutan ekosistem kota.

Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah pengembangan penghijauan di kawasan Seruni Green Park, kawasan jembatan Slamaran ke arah utara, serta di sejumlah ruas jalan di Kota Pekalongan.

Baca juga: Yoyok-Joss Gagas Program Penanaman 1 Juta Pohon dan Bangun RTH Tiap RW

Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran, Kerusakan Lingkungan dan Pengelolaan RTH DLH Kota Pekalongan, Adi Usnan mengatakan, bahwa program penghijauan di sepanjang jalan akan dilakukan secara masif pada musim penghujan. 

Disebutkan Adi, hingga akhir tahun 2024, terdapat penambahan sekitar 1.200 meter, menjadikan total luas RTH mencapai 109,64 hektar.

"Tahun ini ada penambahan di Seruni Green Park, jembatan Slamaran ke arah utara dan ini masih kami lakukan penghijauan lagi di sempadan jalan, rencananya akan kami lakukan selama musim penghujan ini, secara total tambahnya berapa akan kami update di bulan Februari atau awal Maret 2025," kata Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran, Kerusakan Lingkungan dan Pengelolaan RTH DLH Kota Pekalongan, Adi Usnan, Jumat (17/1/2025).

Terkait perawatan RTH, dikatakan Adi dilakukan pemantauan berkala. Jika ditemukan tanaman yang mati, segera dilakukan tambal sulam agar tetap terjaga keberlangsungannya.

Selain itu, pohon-pohon yang tinggi dan dianggap membahayakan lalu lintas akan dirapikan untuk mengurangi risiko tumbang.

"Penyiraman dilakukan secara rutin, setiap dua hari menggunakan armada tangki, maupun motor roda tiga," imbuhnya.

Disampaikan Adi, sementara ini penambahan lahan hijau masih memanfaatkan bibit hasil ganti rugi dari pemohon penebangan pohon.

Bibit tersebut ditanam, di sempadan jalan, serta area kosong yang memungkinkan untuk penghijauan.

"Ke depan, kami berencana berkoordinasi untuk memanfaatkan lahan bengkok yang tidak berfungsi sebagai lokasi penanaman baru," ucapnya.

Adi menambahkan, bahwa lahan hijau memegang peranan penting dalam menjaga keberlangsungan kota, terutama dalam menghadapi perubahan iklim.

Baca juga: Video Bupati Dico Pasang Target Seluruh RTH di Kendal Punya Fasilitas Internet Gratis

Selain memberikan oksigen dan udara yang lebih bersih, RTH juga membantu mengurangi dampak pemanasan global.

"Kami harapkan masyarakat mempunyai lahan di sekitar rumah, untuk bisa ditanami tanaman yang tidak hanya menambah peneduhan tetapi juga menghasilkan seperti tanaman buah-buahan."

"Meskipun RTH privat, milik warga hanya ditargetkan 10 persen jauh lebih kecil dibandingkan RTH publik yang dikelola pemerintah yaitu 20 persen, kami tetap mendorong masyarakat untuk lebih peduli sehingga RTH kita bisa semakin luas lagi," tambahnya. (Dro)

 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved