Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Banjir Grobogan 2025

Banjir Grobogan : 18.930 Rumah Terendam

Banjir yang melanda Kabupaten Grobogan, telah menerjang 98 desa di 14 kecamatan. Kecamatan yang terdampak banjir

TRIBUN JATENG/PUTHUT DWI PUTRANTO
Banjir Grobogan 2025 -- Air sungai yang melimpas memasuki rumah warga Desa Ngroto, Gubug, Grobogan, Rabu (9/11/2016). 

TRIBUNJATENG.COM, GROBOGAN -- Banjir yang melanda Kabupaten Grobogan, telah menerjang 98 desa di 14 kecamatan. Kecamatan yang terdampak banjir, yakni Toroh, Purwodadi, Grobogan, Karangrayung, Kedungjati, Gubug, Tawangharjo, Penawangan, Godong, Brati, Klambu, Pulokulon, Geyer, dan Tanggungharjo.

Menurut data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Grobogan, sebanyak 18.930 rumah terendam banjir.

Dari jumlah tersebut, 12 rumah hanyut akibat jebolnya tanggul Sungai Tuntang di wilayah Gubug, dengan rincian 1 rumah di Desa Papanrejo dan 11 rumah di Desa Baturagung.

Selain itu, 38 rumah dilaporkan roboh dan 55 rumah mengalami kerusakan ringan, terutama di Desa Papanrejo dan Baturagung.

"Satu di antaranya rumah roboh di Desa Tunggu, Penawangan. Ini rekap kami sejak pekan lalu hingga saat ini.

Kondisi saat ini sudah surut, hanya wilayah Gubug dan beberapa desa lainnya masih ada genangan," kata Kepala Pelaksana BPBD Grobogan, Wahyu Tri Darmawanto, Minggu (26/1).

Lebih lanjut, Wahyu menyebutkan bahwa banjir juga menggenangi sekitar 7.501 hektar area persawahan, yang terancam mengalami puso atau gagal panen.

 Kerusakan banjir semakin meluas akibat jebolnya 22 tanggul sungai, dengan kerusakan paling parah terjadi pada 6 tanggul kritis di aliran Sungai Tuntang, Kecamatan Gubug, yang panjang jebolannya mencapai 15-50 meter.

"Banjir di Grobogan selain dipicu hujan intensitas tinggi, juga kiriman air dari hulu Sungai Tuntang, Serang, dan Lusi.

Selain itu, tanggul sungai yang jebol. Wilayah terdampak banjir paling parah adalah Gubug. Saat ini perbaikan tanggul masih terus digenjot. Harapannya segera rampung," imbuhnya. (kps/Tribunnews)

Baca juga: Respati Sudah Ukur Baju untuk Pelantikan Wali Kota Solo 6 Februari 2025

Baca juga: Kecelakaan Maut di Jatinangor, Mahasiswa Unpad Diduga Melaju Ugal-ugalan

Baca juga: Tangis Histeris di Balongrawe: Duka Mendalam di Balik Outing Class yang Berujung Petaka

Sumber: Tribun Jateng
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved