Senin, 8 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Viral

Dilema Relawan Program Makan Bergizi Gratis: Kerja Dini Hari, Gaji Tak Pasti

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan setelah beberapa relawan memutuskan mundur karena ketidakjelasan gaji. 

Tayang:
Penulis: Andra Prabasari | Editor: galih permadi
kompas
ILUSTRASI MAKAN SIANG - Program makan bergizi gratis (MBG) sudah dimulai pada Senin (6/1/2025). Pemerintah sebelumnya sudah melakukan uji coba pada program yang menjadi andalan Presiden Prabowo Subianto tersebut. (KOMPAS.COM) 

Dilema Relawan Program Makan Bergizi Gratis: Kerja Dini Hari, Gaji Tak Pasti

TRIBUNJATENG.COM- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan setelah beberapa relawan memutuskan mundur karena ketidakjelasan gaji. 

Salah satu pasangan relawan yang berhenti bekerja adalah Moh Farid (56) dan Asia Wulandari (48), warga Desa Pandian, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, yang telah bertugas sejak program ini berjalan.

Sebagai relawan MBG, Farid dan Wulan bekerja sejak dini hari. 

Farid awalnya bertugas di bagian pemorsian, sementara Wulan bertugas di bagian penyayuran. 

Relawan di dapur mulai bekerja sejak pukul 01.00 WIB, sementara pemorsian dimulai pukul 04.00 WIB hingga semua menu selesai disiapkan.

Namun, mereka memutuskan mengundurkan diri setelah mengalami perubahan tugas. 

Farid ditugaskan menjadi sekuriti dapur, sementara Wulan dipindahkan ke bagian pemorsian. 

RELAWAN MBG - Asia Wulandari (48), warga Desa Pandian, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, yang telah bertugas sejak program ini berjalan. Sebagai relawan MBG, Wulan bekerja sejak dini hari. (TRIBUNNEWS.COM)
RELAWAN MBG - Asia Wulandari (48), warga Desa Pandian, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, yang telah bertugas sejak program ini berjalan. Sebagai relawan MBG, Wulan bekerja sejak dini hari. (TRIBUNNEWS.COM) (TRIBUNJATIM)

Pergantian tugas ini berbenturan dengan usaha warung nasi yang telah mereka jalankan selama 13 tahun, membuat mereka kesulitan membagi waktu.

Ketidakpastian Gaji

Selain perubahan tugas, ketidakjelasan gaji menjadi alasan utama pengunduran diri mereka. 

Sejak mengikuti pelatihan di Kodim 0827 Sumenep pada September 2024, tidak ada perjanjian tertulis terkait besaran gaji yang akan diterima. 

Farid bahkan sempat menanyakan langsung kepada Kepala Satuan Pemenuhan Gizi Gratis (SPPG), Mohammad Kholilur Rahman, pada 11 Januari 2025, namun tidak mendapatkan jawaban yang pasti.

"Tidak ada sama sekali hitam di atas putih, Mas," ungkap Farid saat ditemui di rumahnya, Kamis (30/1/2025), seperti dilansir dari Kompas.com.

Farid juga mengetahui bahwa ada perbedaan nominal gaji antara relawan yang bertugas pada malam dan siang hari, tetapi hingga pengunduran dirinya, ia tetap tidak mengetahui jumlah pasti gaji yang akan diterima.

Tanggapan Pihak Terkait

Mohammad Kholilur Rahman mengonfirmasi bahwa pengunduran diri relawan terjadi sekitar dua pekan setelah program MBG dimulai pada 13 Januari 2025, tetapi sudah ada penggantinya. 

Mengenai ketidakpastian gaji, ia menyatakan bahwa kewenangan sepenuhnya berada di tangan Kodim 0827 Sumenep.

"Saya hanya diperkenalkan dengan mereka (relawan), lalu menjalani program sesuai arahan Badan Gizi Nasional (BGN)," ujarnya.

Siswa Tolak MBG

Program Makan Bergizi Gratis terus menjadi perhatian masyarakat. 

Salah satu isu yang muncul adalah terkait siswa yang menolak makan siang gratis. 

Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, menanggapi hal ini dengan meminta masyarakat untuk mengacu pada informasi dari sumber yang kredibel.

Dadan mencontohkan kasus seorang anak SD bernama Gibran di Palembang yang disebut menolak makan MBG. 

Setelah ditelusuri, ternyata Gibran sudah kenyang karena sebelumnya makan nasi goreng sebelum menu MBG tiba di sekolahnya.

Selain itu, Dadan juga membantah kabar tentang adanya ulat dalam menu MBG yang menyebabkan keracunan. 

"Kami telah mengecek dan tidak ditemukan bukti adanya ulat dalam makanan," tegasnya.

Dadan pun mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menyebarkan informasi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman terkait program Makan Bergizi Gratis yang masih berjalan.

 

 

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved