Puskesmas Kebumen Dampingi Pasien Kesulitan Daftar Cek Kesehatan Gratis
Sejak peluncuran Cek Kesehatan Gratis, Puskesmas Kebumen I melayani tujuh pasien. Kendala pendaftaran melalui aplikasi ditangani bantuan petugas.
Penulis: Intan Aulia Naharwati | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, KEBUMEN – Sejak peluncuran program Cek Kesehatan Gratis (CGK) pada 10 Februari 2025, Puskesmas Kebumen I telah melayani tujuh pasien.
Namun, beberapa pasien masih mengalami kesulitan dalam mendaftar melalui aplikasi SATUSEHAT Mobile (SSM).
Wiwi Khasanah, perawat sekaligus petugas layanan CGK di puskesmas, menjelaskan bahwa beberapa pasien mengalami kendala dalam mengakses aplikasi.
"Masih ada beberapa pasien yang kesulitan dalam mendaftarkan akun kemarin. Bahkan ada juga pasien yang tidak mengetahui alamat emailnya sendiri. Tapi tidak apa-apa, akan tetap kami bantu sebisa mungkin," ujarnya.
Wiwi menambahkan bahwa bagi pasien yang belum memahami cara kerja aplikasi, puskesmas menyediakan satu ruangan khusus dengan dua petugas yang menangani proses administrasi.
"Tenang saja. Bagi ibu bapak yang belum tahu cara daftarnya akan kami bantu proses pendaftarannya. Kalau belum download aplikasinya juga akan kami bantu unduh terlebih dahulu di puskesmas," ujarnya.
Bagi masyarakat yang tidak memiliki ponsel, Puskesmas Kebumen I juga menyediakan solusi dengan memproses pendaftaran secara manual menggunakan aplikasi khusus di puskesmas.
"Kami tidak akan menolak pelayanan, meskipun pasien tidak memiliki ponsel," tambah Wiwi.
Ia mengungkapkan bahwa petugas puskesmas telah memiliki aplikasi internal untuk menangani kendala ini.
Selain kendala teknis, petugas puskesmas juga menghadapi tantangan berupa tingginya jumlah pasien umum yang membuat suasana puskesmas kurang kondusif.
"Mungkin karena masih baru ya, ditambah pasien umum kami memang banyak sekali, jadi agak kurang kondusif. Tetapi akan terus kami evaluasi agar ke depannya dapat terlaksana secara lancar," ungkap Wiwi.
Sosialisasi program ini sudah dilakukan melalui media sosial dan grup WhatsApp yang menyasar koordinator posyandu di wilayah Kebumen.
Wiwi menyampaikan bahwa informasi paling aktif disebarkan melalui akun Instagram resmi Puskesmas Kebumen I.
"Untuk sosialisasi sudah kami gencarkan melalui media sosial kami dan grup WhatsApp kepada masyarakat melalui koordinator posyandu. Tapi sosialisasi paling aktif kami lakukan melalui Instagram," pungkasnya.
Ia menegaskan bahwa masyarakat yang masih kesulitan menggunakan aplikasi atau tidak memiliki ponsel tetap akan mendapatkan bantuan penuh dari petugas Puskesmas Kebumen I.
| Korban Hanyut di Sungai Kretek Kebumen Ditemukan Setelah 7 Hari dan Radius Pencarian 50 KM |
|
|---|
| Renovasi Tahap Kedua Stadion Candradimuka Kebumen Ditargetkan Dimulai Pertengahan Tahun |
|
|---|
| Kebumen Peringkat 1 Kunjungan Wisatawan saat Libur Lebaran, Kalahkan Semarang hingga Solo |
|
|---|
| Kebumen Jadi Kabupaten Paling Banyak Dikunjungi Pelancong, Ini Objek Wisata yang Paling Ramai |
|
|---|
| Optimalkan PONEK, RSUD Kraton Pekalongan Tingkatkan Layanan Kegawatdaruratan Ibu dan Bayi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Pendaftaran-Cek-Kesehatan-Gratis-di-Puskesmas-Kebumen.jpg)