Sabtu, 18 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Solo

Gerakan Rakyat Solo Gelar Aksi, Desak Jokowi Diadili

Sekelompok orang yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Solo Adili Jokowi menggelar aksi di depan Polresta Solo, Jumat (14/2/2025) siang.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: raka f pujangga
dokumentasi Gerakan Wong Solo Adili Jokowi
GELAR AKSI - Gerakan Wong Solo Adili Jokowi menggelar aksi di depan Polresta Solo pada Jumat (14/2/2025) siang. Mereka sebelumnya melakukan long march dari Stadion Sriwedari menyusuri sky walk hingga Polresta Solo. 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Sekelompok orang yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Solo Adili Jokowi menggelar aksi di depan Polresta Solo pada Jumat (14/2/2025) siang.

Terlihat puluhan orang berkumpul di depan Polresta Solo sekira pukul 14.00. Mereka sebelumnya melakukan long march dari Stadion Sriwedari menyusuri sky walk hingga Polresta Solo.

Meski hujan, mereka tetap menggelar aksi dan berorasi membacakan pernyataan sikap di depan Polresta Solo.

Baca juga: Jokowi Tak Permasalahkan Isu Adanya Upaya Pemisahan dengan Prabowo : Kami Sangat Solid

Koordinator Aksi, Ahmad Farid Umar Assegaf menyampaikan, ada beberapa poin dalam pernyataan sikap tersebut.

Seperti usut tuntas berbagai kasus KKN yang Jokowi dan keluarga diduga terlibat, mengusut tuntas kasus-kasus terkait kebijakan yang merugikan rakyat di antara nya Kasus KM 50, Kasus Rempang, Pagar Laut Banten, Bekasi, Sidoarjo dan daerah daerah lain termasuk mengusut kebijakan-kebijakan anti rakyat yang sudah menelan korban jiwa secara tidak langsung seperti kelangkaan Gas LPG 3 kg.

"Aksi kami satu tujuan, meminta Jokowi ditangkap dan diadili karena kami menganggap kesalahan Jokowi sudah fatal," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com usai aksi, Jumat siang.

Dia menuturkan, aksi tersebut melibatkan berbagai elemen seperti mahasiswa, rakyat biasa, ibu-ibu.

Setelah orasi di depan Polresta Solo, terangnya, pernyataan sikap yang dibacakan saat aksi kemudian diserahkan kepada kepolisian.

Baca juga: INFOGRAFIS Jokowi Tegaskan Hubungan dengan Prabowo Solid

Dalam surat pernyataan tersebut, pihaknya juga meminta Polri untuk kembali menjadi polisi rakyat yang independen dan berpegang teguh pada konstitusi sebagai pelindung dan pengayom yang tidak berpihak pada siapapun selain pada hukum, kebenaran dan keadilan.

Sementara itu Jokowi mengatakan, aksi tersebut merupakan sebuah bentuk ekspresi.

"Ya kan sudah saya sampaikan, itu ungkapan ekspresi," ucapnya. (Ais)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved