Selasa, 12 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

UIN SAIZU Purwokerto

UIN Saizu Purwokerto Gelar Lomba Puisi Moderasi Beragama di KKF Banyumas

UIN Saizu Purwokerto menggelar Lomba Puisi Moderasi Beragama di KKF Banyumas 2025. Acara ini menjadi wadah kreativitas generasi Z.

Tayang:
UIN SAIZU PURWOKERTO
LOMBA PUISI: UIN Saizu Purwokerto menggelar Lomba Puisi Moderasi Beragama di KKF Banyumas 2025. Acara ini menjadi wadah kreativitas generasi Z dalam memahami nilai Pancasila. 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO – Pusat Kajian Moderasi Beragama dan Pancasila UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto turut memeriahkan Kosa Kota Festival (KKF) Banyumas yang digelar di Taman Mas Kemambang, Purwokerto, pada 14–23 Februari 2025.

Salah satu kegiatan unggulan yang diinisiasi adalah Lomba Cipta Baca Puisi bertema Moderasi Beragama.

Ketua Pusat Kajian Moderasi Beragama dan Pancasila UIN Saizu Purwokerto, Turhamun, menyebutkan bahwa lomba ini menjadi wadah bagi generasi Z untuk mengekspresikan kreativitas serta memahami nilai-nilai moderasi beragama dan Pancasila.

"Lomba ini bertujuan menumbuhkan minat baca serta meningkatkan kreativitas generasi Z dengan tema Moderasi Beragama dan Pancasila."

"Kami berharap ajang ini dapat semakin mengenalkan konsep moderasi beragama sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari," ungkap Turhamun.

Lomba ini diikuti oleh 22 peserta dari kalangan pelajar dan mahasiswa se-Jawa Tengah.

Tiga juri yang dihadirkan dalam penilaian adalah Rohadi (Penyair Banyumas), Ageng Widodo (Pelopor Moderasi Beragama), dan Era Prima Nugraha (Penulis).

Setelah melalui penilaian ketat, dewan juri menetapkan tiga pemenang terbaik:

Juara Pertama: Ngafiatul Fauziah (UIN Saizu) dengan puisi "Tenun Kebangsaan: Harmoni dalam Sulaman Iman."

Juara Kedua: Mar’atu Sholihah (UIN Saizu) dengan puisi "Kami Tak Takluk."

Juara Ketiga: Alifah Silvana Listianingrum (SMAN 1 Rowokele) dengan puisi "Lensa Dunia."

Rohadi, salah satu juri, mengapresiasi semangat dan kreativitas para peserta.

"Antusiasme peserta sangat tinggi. Setiap peserta memiliki gaya unik dalam membacakan puisi, bahkan beberapa diiringi musik."

"Lomba ini berkontribusi positif dalam menumbuhkan kesadaran sosial dan nasionalisme di kalangan generasi muda," tuturnya.

Dengan terselenggaranya lomba ini, Pusat Kajian Moderasi Beragama dan Pancasila UIN Saizu berharap dapat terus berkontribusi dalam membangun kesadaran moderasi beragama melalui pendekatan sastra dan seni, khususnya bagi generasi muda di Indonesia.

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved