Berita Semarang
5.000 Kue Ganjel Rel Siap Meriahkan Dugderan Semarang, Pakai Modifikasi Resep Terbaik
Kue Ganjel rel merupakan kudapan legendaris di Kota Semarang sebagai ikon makanan saat menyambut bulan suci ramadan.
Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: raka f pujangga
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kue Ganjel rel merupakan kudapan legendaris di Kota Semarang sebagai ikon makanan saat menyambut bulan suci ramadan pada tradisi Dugderan.
Kue ganjel rel berbentuk balok dengan berwarna coklat dan ditaburi biji wijen untuk mempercantik.
Bentuknya balok itu mirip seperti bantalan kereta api.
Baca juga: Sejarah Kue Ganjel Rel: Warisan Belanda yang Jadi Simbol Tradisi Dugderan Semarang
Kue yang memiliki rasa manis legit dan lembut itu, terbuat dari beragam rempah seperti kapulaga, kembang lawang, cengkeh, jahe, kayu manis dan lainnya.
Kue ganjel rel mengadaptasi kudapan pada masa kolonial yakni Ontbijtkoek atau yang biasa dikenal dengan kue sarapan pagi yang berwarna coklat muda.
Kue ganjel rel pada saat tradisi Dugderan biasanya akan disusun selayaknya miniatur masjid dan nantinya di kirab saat puncak perayaan Dugderan Semarang.
Faishal Aushafi, Penerus Oemah Ganjel rel Dugderan, mengatakan saat ini sekira 5000 kue ganjel rel dipersiapkan dalam perayaan puncak Dugderan di Kota Semarang.
"Ini buat 5000 kue Ganjel rel untuk nantinya disetorkan ke Masjid Agung Semarang atau di Masjid Kauman Semarang," kata Faishal Aushafi, Kamis (27/2/2025).
Faishal mengatakan, kue ganjel rel yang saat ini diproduksi sudah mengalami modifikasi beberapa kali.
Modifikasi ini untuk membuat roti ganjel rel menjadi lebih empuk juga dari segi rasa bisa dinikmati oleh segala kalangan, namun tetap tidak meninggalkan rempah-rempah.
"Saat itu Abah dan umi saya ditunjuk untuk membuat kue ganjel rel sebagai kuliner ikon Dugderan. Kemudian mereka riset ada enam resep yang dicoba sama sesepuh di Masjid Agung Semarang, dari 6 kue terus diseleksi 3 dan dipilih 1 yakni kue yang sekarang," katanya.
Faishal bercerita dalam membuat 5.000 potong kue ganjel rel dilakukan selama dua hari penuh.
Baca juga: Dugderan 2024: Meriahkan Ramadan di Semarang dengan Bedug Raksasa dan Gunungan Ganjel Rel
Untuk beberapa loyang pembuatan kue ganjel rel dibutuhkan waktu sekira 45menit.
Faishal mengatakan selain membuat untuk Dugderan, kudapan ganjel rel juga bisa dipesan oleh masyarakat.
"Kalau mau kepoin bisa buka website kami ganjelrel.com atau di Instagram Oemahganjelrel. Selain membuat Ganjel Rel untuk Dugderan kami juga memproduksi untuk oleh-oleh atau dikonsumsi harian," jelasnya. (Rad)
| Prakiraan Cuaca Kota Semarang Hari Ini Rabu 17 Juni 2026: Berawan |
|
|---|
| Dikukuhkan Sebagai Guru Besar Kehormatan, Ketua KPPU RI Dorong Reformasi Manajemen Konstruksi |
|
|---|
| Mimpi Leo di Balik Kotak Pensil Warna, Datang ke Wisma Perdamaian untuk Jadi Juara |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca Kota Semarang Hari Ini Selasa 16 Juni 2026: Cerah Berawan |
|
|---|
| Detik-detik Mobil Terbakar di Tol Semarang-Solo, Diduga Api Berasal dari Korsleting Listrik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Produksi-Kue-Ganjel-Rel-di-Oemahganjelrel-Kota-Semarang.jpg)