Berita Semarang
Terbongkarnya Pertunjukan Penari Striptis di Semarang Jateng: Ada Bukti Rekaman
Berikut kronologi terbongkarnya tempat karaoke di Kota Semarang Jateng menyediakan penari telanjang (striptis).
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Berikut kronologi terbongkarnya tempat karaoke di Kota Semarang Jateng menyediakan penari telanjang (striptis).
Sedikitnya 20 saksi diperiksa dalam kasus hiburan malam tari telanjang (striptis) di Mansion Executive Karaoke Semarang.
Pemeriksaan saksi dilakukan setelah penggerebekan yang dilakukan Polda Jawa Tengah karena diduga lokasi itu menyediakan pertunjukan striptis dan praktik prostitusi, Kamis (27/2/2025).
Baca juga: Berani, Mansion Executive Karaoke Semarang Buka Layanan Tari Telanjang, Lokasinya Dekat Polda Jateng
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jateng, Kombes Pol Dwi Subagio, menyatakan bahwa pihaknya akan memeriksa semua pihak yang terlibat dalam kasus ini.
"Ada 20 orang yang diperiksa: 16 LC, satu manajer, dua mami, dan satu papi," ungkap Dwi saat dikonfirmasi, Jumat (28/2/2025).
Dugaan TPPO dan Penetapan Tersangka Terkait dugaan keterlibatan anak di bawah umur dalam bisnis haram tersebut, Polda Jateng masih melakukan pendalaman lebih lanjut, termasuk kemungkinan adanya Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
"Akan kita lihat perkembangannya," tambah Dwi.
Pemilik tempat karaoke ini mengaku pertunjukan striptis dan praktik prostitusi baru saja dimulai sebelum akhirnya digerebek oleh aparat.
"Hari ini kita akan tetapkan tersangka," tegasnya.
Dalam penyelidikan, polisi telah menyita rekaman CCTV, CPU, dan berbagai dokumen penting yang berkaitan dengan dugaan praktik ilegal tersebut.
"Kami telah mengantongi bukti dalam bentuk rekaman dan menemukan indikasi adanya pertunjukan striptis yang dilakukan di tempat hiburan ini," ujar Dwi.
Polda Jawa Tengah menegaskan bahwa pihaknya akan menindak tegas tempat hiburan malam yang melanggar hukum, termasuk yang terbukti menyediakan layanan prostitusi dan pertunjukan ilegal.
"Hari ini akan ada penetapan tersangka," pungkasnya. (*)
| Foto-foto Wajah Baru Gramedia Jalma Pandanaran Semarang, Spot Baru Pecinta Literasi |
|
|---|
| Protes Uang Rupiah Sekarat, Mahasiswa Bakar Uang Mainan di depan Bank Indonesia Semarang |
|
|---|
| LOFF 2026 Buka Open Submission, Sineas Muda Ditantang Kampanyekan Ketahanan Pangan Lewat Film |
|
|---|
| SMP Semarang Tampung 32 Siswa Berbakat di Kelas Khusus Olahraga, Pastikan Tak Kurangi Kuota Reguler |
|
|---|
| SPMB Kota Semarang 2026 Libatkan Sekolah Swasta Gratis, Tambah Daya Tampung Hingga 6.000 Siswa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Polda-Jateng-menyegel-Mansion-Executive-Karaoke.jpg)