Nasional
Rp 2 Triliun Dikucurkan untuk Pengembangan Energi Baru Terbarukan
Rp 2 Triliun dikucurkan untuk pengembangan energi baru terbarukan di beberapa wilayah di Indonesia.
TRIBUNJATENG.COM - Rp 2 Triliun dikucurkan untuk pengembangan energi baru terbarukan di beberapa wilayah di Indonesia.
Hal itu disepakati setelah Chandra Asri Group menandatangani perjanjian fasilitas term loan senilai Rp 2 triliun dengan Bank Danamon dengan tenor 7 (tujuh) tahun.
Perjanjian ini ditandatangani oleh Jonathan Kandinata selaku Direktur CDI dan Roberto Trio selaku Senior Vice President, Enterprise Banking Business Head Danamon.
Baca juga: Program Kuliah Magang Fakultas Dakwah UIN Saizu: Tantangan Besar dan Energi Berlipat
Baca juga: Harga dan Spesifikasi Kulkas Samsung Terbaru RS70: Kulkas Pintar BESPOKE AI yang Hemat Energi
Dana ini akan digunakan untuk mendukung operasional dan pengembangan bisnis CDI secara menyeluruh, sekaligus memperkuat modal kerja perusahaan dalam menjalankan proyek-proyek strategis.
Fasilitas yang diterima CDI berupa committed term loan yang dapat dialokasikan untuk proyek green asset seperti energi terbarukan, pengelolaan air dan air limbah yang berkelanjutan, efisiensi energi, dan lainnya.
Melalui CDI, Chandra Asri Group memperkuat ketahanan bisnisnya dengan melakukan diversifikasi ke sektor infrastruktur.
Special purpose vehicle untuk investasi infrastruktur ini adalah joint venture dengan EGCO (Electricity Generating Public Company Limited) dari Thailand.
Fokus utama CDI pada pembangkit listrik dan distribusi energi, pengolahan air, pengelolaan tangki & dermaga, serta logistik.
Langkah ini sejalan dengan strategi perusahaan dalam memperkuat posisinya di sektor infrastruktur yang mendukung bisnis usaha Chandra Asri Group di bidang energi dan kimia, sebagai dasar untuk mendukung pertumbuhan Indonesia.
Andre Khor, Chief Financial Officer Chandra Asri Group menyatakan sangat mengapresiasi dukungan Danamon dalam menyediakan pembiayaan jangka panjang yang fleksibel dan kompetitif untuk mendukung inisiatif hijau.
"Fasilitas ini akan dapat memperkuat posisi terdepan kami di sektor infrastruktur di Indonesia, dan menopang strategi kami untuk mengembangkan portfolio serta mendukung berbagai proyek berkelanjutan," terang Andre.
Thomas Sudarma selaku Direktur Enterprise Banking & Financial Institution Danamon menambahkan, melalui perjanjian kerja sama pembiayaan proyek green asset ini, pihakn ya ingin menegaskan komitmen jangka panjang dengan Chandra Asri Group.
"Kami ingin mengembangkan proyek-proyek infrastruktur yang inovatif dan berkelanjutan."
"Kami yakin bahwa CDI akan menjadi pilar bisnis yang kokoh bagi Chandra Asri Group, dan fasilitas ini akan mendukung CDI dalam memberikan solusi finansial holistik yang mendorong pengembangan energi baru terbarukan di wilayah Cilegon dan sekitarnya.” tambahnya.
Danamon sebagai Bank dengan jaringan lokal dan global berkomitmen untuk terus bertransformasi sebagai Satu Grup Finansial yang menyediakan solusi finansial menyeluruh guna memenuhi kebutuhan finansial nasabah.
Komitmen ini sejalan dengan dukungan pendanaan yang diberikan oleh Danamon kepada CDI, untuk mendukung kelancaran operasional dan perkembangan bisnis CDI secara menyeluruh. (*)
| Danantara Dorong Optimalisasi Aset BUMN, Pelni Tinggal Sisakan 14 Persen |
|
|---|
| Integrasi Layanan Perbankan dan Pariwisata Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Daerah |
|
|---|
| Laporan Harta Kekayaan LHKPN Thomas Djiwandono, Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI |
|
|---|
| Nasib Anggota TNI Serma Anugrah Kini Dituntut Hukuman Mati, Dinyatakan Bersalah |
|
|---|
| Kisah Mbah Samin Hidup Dengan Rp 300 Ribu Sebulan, Tanpa Listrik dan Tampung Air Hujan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/KESEPAKATAN-Dua-perusahaan-menyepakati-kerjasama.jpg)