Kamis, 9 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Solo

Polresta Solo Terjunkan 900 Personel Untuk Pengamanan Lebaran

Sebanyak 900 personil gabungan diterjunkan untuk pengamanan selama Operasi Ketupat Candi 2025.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: raka f pujangga
dokumentasi Pemkot Solo.
OPERASI KETUPAT - Wali Kota Solo, Respati Achmad Ardianto memimpin apel Operasi Ketupat Candi 2025 di Mapolresta Solo, Jumat (21/3/2025). 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Sebanyak 900 personil gabungan diterjunkan untuk pengamanan selama Operasi Ketupat Candi 2025.

Personil gabungan dari TNI, Polri, Dishub, dan Satpol PP tersebut nantinya akan bertugas mulai H-7 dan H+7 lebaran.

Di samping itu nantinya posko pengamanan akan didirikan di beberapa titik saat Operasi Ketupat Candi 2025.

Baca juga: Sebanyak 620 Personel Disiagakan dalam Operasi Ketupat Candi 2025 Polresta Banyumas

Kapolresta Solo, Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo menyampaikan, seluruh personil gabungan tersebut nantinya akan disebar ke berbagai titik potensian terjadi kepadatan arus lalu lintas. Ada lima pos pelayanan dan pengamanan yang didirikan Polresta Solo selama operasi. Pos tersebut tersebar di Benteng Vastenburg, Terminal Tirtonadi, perbatasan Makuto, Faroka dan Jurug.

Dia menuturkan, titik rawan kemacetan sudah dipetakan jajaran Polresta Solo seperti kawasan pasar, mall dan pusat kuliner.

"Titik kemacetan baik di tempat wisata, tempat keramaian, pasar, mall maupun, tempat makan terutama. Karena memang destinasi Solo ini destinasi wisata makan atau Masjid Zayed itu pasti (ramai) untuk lebaran ini," katanya.

Sementara itu, Walikota Solo, Respati Ardi mengatakan, situasi mudik kali ini perlu diamankan bersama-sama dengan seluruh unsur agar tercipta mudik yang nyaman dan aman sesuai arahan presiden dan gubernur.

"Semua untuk bisa nyengkuyung bareng-bareng, semoga Kota Solo menjadi kota tujuan mudik yang aman dan nyaman," ungkapnya.

Baca juga: Operasi Ketupat Candi 2025 Polres Karanganyar: Libatkan 486 Personel Gabungan

Diperkirakan 50 persen pemudik dari berbagai daerah akan masuk ke Jawa Tengah termasuk Kota Solo

Di samping itu puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 28 Maret 2025.

"Insyaalah kita siap, untuk posko mudik di beberapa titik, dan saya sudah konfrimasi kemarin dengan camat lurah, juga menyampaikan agar di tiap kecamatan/kelurahan, boleh difungsikan untuk posko mudik, untuk menyambut pemudik," terangnya. (Ais)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved