Arus Kendaraan Masuk Semarang Naik 30 Persen, Puncak Mudik Diprediksi 28 Maret
Arus kendaraan ke Semarang naik 30 persen sejak 21 Maret, puncak mudik diprediksi 28 Maret 2025, pemudik diimbau waspada cuaca.
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Jumlah kendaraan yang masuk Kota Semarang melalui Gerbang Tol (GT) Kalikangkung mulai mengalami peningkatan.
Direktur Utama PT Jasamarga Semarang – Batang, Nasrullah, menyampaikan bahwa arus lalu lintas di GT Kalikangkung sudah naik 30 persen dari kondisi normal sejak 21 Maret 2025.
Ia menyebut jumlah kendaraan yang masuk telah mencapai 19 ribu unit per hari.
“Saat ini masih landai. Data per jam masih di bawah 2.000 kendaraan. Masih kondusif. Perkiraan kami kemungkinan puncaknya terjadi pada 28 Maret,” papar Nasrullah, Selasa (25/3/2025).
Ia memprediksi pada puncak mudik kendaraan bisa mencapai 70 ribu per hari.
Nasrullah menyatakan pihaknya telah siap menghadapi lonjakan kendaraan baik dari sisi sarana, prasarana, maupun personel yang bekerja sama dengan berbagai stakeholder.
Terkait rencana penerapan one way, ia menegaskan tinggal menunggu arahan dari kepolisian.
Ia juga mengimbau pengendara untuk waspada terhadap kelelahan, terutama di titik lelah di KM 379 Tol Semarang – Batang.
“Di ruas tol Semarang – Batang ada empat rest area. Semarang – Solo ada beberapa rest area,” sebutnya.
Sementara itu, Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, meminta seluruh petugas gabungan dari kepolisian, Basarnas, dan lainnya tetap siaga.
Ia menyebut saat ini sudah terlihat adanya peningkatan arus pemudik yang masuk ke Kota Semarang.
“Kita bisa lihat per jamnya sudah ada kenaikan volume kendaraan para pemudik. Kendaraan yang keluar sudah sampai 1.200 sekian setiap jamnya,” sebut Agustina.
Jika terjadi penumpukan kendaraan akibat penerapan sistem one way, Dishub Kota Semarang telah menyiapkan rekayasa lalu lintas.
“Perlu untuk pengendalian lalu lintas supaya tidak terjadi penumpukan. Skenarionya udah cukup bagus dan cukup siap secara fisik. Ada juga tim kesehatan yang akan membantu mereka tetap sehat,” paparnya.
Ia juga mengingatkan pemudik agar waspada terhadap kondisi cuaca yang masih hujan.
Jika merasa tidak fit, Agustina menyarankan untuk istirahat di rest area yang telah disediakan.
“Kepada para pemudik saya minta untuk menjaga kesehatan. Diupayakan untuk sahur yang cukup supaya kuat ya. Kalau pas mau mudik kemudian buka puasa dengan makanan-makanan yang lebih bergizi dan tentu saja menjaga istirahat yang cukup karena cuaca ini tidak begitu menentu,” imbaunya.
| USM Raih Penghargaan Inspiring Professional & Leadership Award 2026 |
|
|---|
| Injak Usia Ke-479, Kota Semarang Tegaskan Transformasi Berkelanjutan |
|
|---|
| Bukan Kain Biasa, Emergency Blanket Selamatkan Bayi 1,5 Tahun Hipotermia di Gunung Ungaran |
|
|---|
| Ngaku Baru 5 Hari Jadi Jukir, Susanto Ngepruk Tarif 13 Kali Lipat di Kota Lama Semarang |
|
|---|
| Mutasi Kajati Jateng, Jaksa Agung Tunjuk Teguh Subroto Gantikan Siswanto |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20250325-Gerbang-Tol-Kalikangkung-Semarang.jpg)